Jadi Bidikan Investor Asing, Saham Pakuwon Catat Rekor

Kamis, 01 Desember 2016 – 06:11 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA – Indeks harga saham gabungan menunjukkan catatan oke dalam sesi perdagangan Rabu (30/11) kemarin.

Indeks ditutup menguat 12,243 poin (0,24 persen) menjadi 5.148.

BACA JUGA: Layani Feri Jarak Jauh, ASDP Siapkan 5 Unit Kapal

Sepanjang perdagangan, terjadi transaksi 17,78 juta lot saham senilai Rp 11,84 triliun.

Transaksi terbesar dibukukan emiten properti Pakuwon Jati (PWON).

BACA JUGA: Radana Finance Diversifikasi Usaha Pembiayaan Multiguna

Berdasar data, nilai transaksi saham Pakuwon mencapai Rp 1,15 triliun.

Angka itu membuat Pakuwon mencatat transaksi terbesar sepanjang tahun ini, setelah sebelumnya nilai tertinggi Rp 229,18 miliar.

BACA JUGA: Buat yang Naik Kereta pada 2 Desember, Tolong Perhatikan ini ya

Menariknya, nilai transaksi saham Pakuwon didominasi investor asing.

Tercatat nilai pembelian asing atas saham Pakuwon tercatat senilai Rp 1,1 triliun.

Sedangkan investor lokal hanya memborong sebanyak Rp 54,8 miliar.

Anehnya, nilai transaksi besar itu tidak membuat saham Pakuwon bergerak lincah. Sepanjang perdagangan, saham Pakuwon tetap berada di kisaran Rp 685 dari penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Meski begitu, saham Pakuwon sempat menyentuh level tertinggi Rp 700.

Lantas apa pemicu transaksi besar saham Pakuwon tersebut?

Kalau ditelisik secara saksama, rupanya saham perusahaan asal Surabaya, Jawa Timur (Jatim) itu baru masuk dalam deretan Morgan Stanley Capital Internationa (MSCI) Global Index menggantikan posisi saham Global Mediacom (BMTR).

Sebelumnya, Pakuwon masuk daftar MSCI Small Caps Index, yang berisi saham berkapitalisasi pasar lebih kecil.

Sebagai catatan, MSCI Global Index adalah salah satu acuan investor internasional terhadap saham-saham negara berkembang (emerging market) termasuk Indonesia.

Saham-saham masuk dalam indeks ini ditinjau setahun dua kali berdasar nilai transaksi dan fundamental.

Jadi, daftar konstituen terbaru akan mulai berlaku per 1 Desember 2016 hingga enam bulan ke depan.

Menyusul daftar konstituen baru itu, tidak sedikit investor asing berebut mengoleksi saham Pakuwon.

Asing memburu saham Pakuwon melalui empat broker pembeli terbanyak.

Broker-broker itu Merril Lynch Indonesia (ML) memborong 5,03 juta lot, J.P Morgan Securities Indonesia (BK) mengoleksi 4,15 juta lot, Credit Suisse Securities Indonesia (CS) 2,08 juta lot dan Citigroup Securities Indonesia (CG) 2,49 juta. (far/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Enam Bank Bantu Empat BUMN Pelabuhan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler