Jadi Korban Tabrak Lari, Eks Striker PSPS Tewas Bersama Istri dan Anaknya

Jumat, 15 Februari 2019 – 19:19 WIB
Eks striker PSPS Pekanbaru, Khairunnas Afrizal meninggal dunia. foto: Instagram @pspsriau

jpnn.com, PEKANBARU - Eks Striker PSPS Pekanbaru Khairunnas Aprizal tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang di Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, malam tadi (14/2) sekitar pukul 20.45 WIB.

Tragisnya, Nursi Wupan Dari, 25, istri Khairunnas, dan putrinya Salwa, 1, turut meninggal dalam insiden tabrak lari tersebut.

BACA JUGA: Tragis, Anggota TNI Tewas Kecelakaan di Jalintim Palembang-Betung

Ketiganya tewas, sepeda motor korban, Honda Scoopy BM 6174 JZ mengalami ringsek parah.

Korban sendiri dikenal sebagai pemain didikan PSPS Riau U-21 sejak 1999 dan menjadi pemain senior PSPS musim 2013/2014. Dia akrab disapa dengan Bang Oon dan dikenal sebagai pribadi yang baik.

Sejumlah foto dan video para korban sempat beredar di media sosial dan viral.

BACA JUGA: Mitra Kukar Kembali ke Rombong Demang, Mitman Akan Bernostalgia

Kasat Lantas Polres Kampar AKP Fajri membenarkan kecelakaan itu. Istri dan anaknya meninggal di tempat, sementara Khairunnas yang dalam kondisi kritis akhirnya juga meninggal setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Aulia Hospital Pekanbaru.

‘’Info itu benar (tabrak lari, red). Anggota masih di lapangan untuk penyelidikan. Para korban sudah dilarikan ke RSUD di Pekanbaru,’’ sebut Kasat Lantas.

BACA JUGA: Abdul Musafri Bertekad Bawa Klub Lamanya Promosi ke Liga 1

Dari sejumlah saksi yang sempat berada di lokasi menyebutkan, tidak jelas apa yang menjadi lawan sepeda motor yang dalam kondisi hancur itu. Kejadian disebutkan begitu cepat, sementara Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang yang sedang dalam pengerjaan, minim penerangan.

Menurut salah seorang warga, Muhammad Yusuf, korban merupakan warga Jalan Swadaya 12, Kecamatan Tuah Karya, Pekanbaru. Tertera di KTP-el itu, nama Khairunnas Afrizal, beralamat di Jalan Swadaya. Khairunnas saat itu dalam keadaan kritis. Hanya saja saat di Rumah Sakit Aulia nyawanya tidak tertolong.

Atas kejadian ini, banyak warga yang menyayangkan minimnya penerangan di Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang. Khususnya di kawasan Rimbo Panjang hingga Kualu Nenas yang kini sudah dua jalur. Rizky, salah seorang warga, menduga kejadian ini bisa saja terus terjadi karena minimnya penerangan.

‘’Saran saya jalan lintas di Rimbo Panjang yang beton itu tolonglah dikasih pencahayaan. Dan untuk persimpangan atau mutar balik tolong dikasih rambu. Dua minggu lalu ada juga kecelakaan mobil dengan motor dekat SPBU Rimbo Panjang,’’ sebut Rizky.

Dari data yang dihimpun, sepeda motor korban ditabrak pengemudi KBM Toyota Innova BM 1198 QJ dengan sopir Ridho Hidayatu Rahmad, 28.

Pada hari kejadian itu, korban bersama anak dan istri melaju dari arah Pekanbaru menuju arah Bangkinang dengan kecepatan sedang. Sesampainya di TKP SPM.

Honda Scoopy BM 6174 JZ berputar arah menuju Pekanbaru datang KBM Toyota Innova BM 1198 QJ yang dikemudikan Ridho dari Arah Bangkinang menuju arah Pekanbaru menabrak samping kiri tengah sepeda motor korban.

Akibatnya, para korban terluka parah. Afrizal tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit, sementara istri dan anaknya tewas di tempat. (end/jpg/nin)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kiper Dikri Afafa Sukses Bikin Pelatih Salahudin Terkesan


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler