Jadikan Ganjar Pranowo Sebagai Inspirasi, Kiai Muda Jatim Gelar Tadarus Budaya di Ngawi

Sabtu, 08 April 2023 – 13:11 WIB
Kiai Muda Jatim menggelar kegiatan tadarus budaya dan doa bersama di Yayasan Ponpes Nusa Bakti Dua, Dusun Ngandon, Desa Karangtengah Prandon, Kabupaten Ngawi, Jatim. Foto dok Kiai Muda Jatim

jpnn.com, NGAWI - Kiai Muda Jatim menggelar kegiatan tadarus budaya dan doa bersama di Yayasan Ponpes Nusa Bakti Dua, Dusun Ngandon, Desa Karangtengah Prandon, Kabupaten Ngawi, Jatim.

Koordinator Wilayah Kiai Muda Jatim, KH Ali Baidlowi menuturkan pihaknya memang menargetkan masyarakat di Ngawi.

BACA JUGA: Menjelang Libur Lebaran, Ganjar Minta Pengelola Wisata Periksa Keamanan Wahana Hiburan

"Target kami adalah masyarakat sekitar Ngawi yang masih kental akan budaya. Maka dari itu, kami lestarikan dan terinspirasi langsung dari Pak Ganjar,” ujar Koordinator Wilayah Kiai Muda Jatim, KH Ali Baidlowi, di lokasi, Jumat (7/4).

Ali berharap dengan kegiatan tadarus budaya ini dapat meningkatkan khazanah wawasan kebangsaan dan bernegara.

BACA JUGA: Mitra Driver Gojek Menggelar Baksos Ramadan

“Manfaat dari kegiatan ini juga untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan pesantren. Kami juga menghadirkan pengisi acara dan komunitas angklung, agar anak bangsa tahu bahwa budaya masih hidup dan dapat dilestarikan,” ungkapnya.

Setelah mengikuti kegiatan ini, menurut Ali para peserta bisa lebih memahami betapa pentingnya budaya dan menjaga ukhuwah islamiyah.

BACA JUGA: Ria Busana Mauk Menggelar Safari Ramadan, Berbagi dengan Anak Yatim Piatu

“Setelah acara, para peserta akan lebih sadar bahwa budaya sangat penting. Selain itu, menjaga ukhuwah islamiyah juga penting apalagi di bulan puasa. Semoga kehadiran kami di sini dapat menambah inspirasi mereka,” jelasnya.

Sementara, KH Ahmad Ghozali selaku Pengasuh Ponpes Nusa Dua Bakti menilai tadarus budaya sangat penting untuk dilakukan.

Karena menurutnya, saat ini budaya yang ada sudah mulai luntur dan harus dilestarikan.

“Tadarus budaya bagi saya memang sangat penting, karena budaya hari ini sudah mulai luntur dan harus digalakan. Apalagi tentang pengenalan tadarus, budaya nasional atau budaya nusantara yang harus dijaga dalam membangun Indonesia,” tutur KH Ahmad.

KH Ahmad mengaku menerima dan akan mendukung Kiai Muda Jatim selaku sukarelawan Ganjar. Menurutnya, Ganjar merupakan tokoh nasional yang pantas menjadi pemimpin bangsa.

“Sangat setuju dengan Kiai Muda Jatim. Karena ketokohan beliau di nasional pun sudah mencuat. Harapannya, ke depan kelestarian budaya dapat dijaga,” serunya.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler