Jadikan Maritim Indonesia Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Senin, 20 Oktober 2014 – 23:36 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Keinginan Presiden Joko Widodo untuk memperkuat sektor maritim mendapat dukungan dari kalangan masyarakat. Menurut mereka, sudah saatnya maritim diperkuat, karena selama ini sektor tersebut lebih didominasi negara asing.

"Meski terkesan terlambat, namun paling tidak Indonesia hari ini sudah mau memulai memfokuskan pada sektor kemaritiman," kata pemerhati kemaritiman, Agus Santoso, Senin (20/10).

BACA JUGA: Jokowi Mengaku Kaget Melihat Lautan Manusia

Dia menyebutkan, saat ini yang digarap hanya sumber daya alam kelautan sehingga belum cukup. Sedangkan kemaritiman belum tersentuh. Dicontohkannya di Pelabuhan Tanjung Priok yang peti kemasnya hanya dipenuhi bendera asing seperti Singapura, Hongkong, Jepang, dan Tiongkok. Indonesia hanya memiliki kapal kecil, fungsinya sebatas mengantar barang dari Jakarta ke Singapura atau Surabaya ke Singapura.

"Visi misi Pak Jokowi sudah jelas, sekarang tinggal bagaimana mengimplementasikannya. Bagaimana juga menjadikan maritim Indonesia sebagai tuan rumah di negeri kita sendiri," tuturnya.

BACA JUGA: Dikabarkan Sakit, JK Bertamu ke Istana

Dia menyentil pernyataan Jokowi tentang membelakangi samudera. "Kenapa membelakangi? Karena investasi sektor kelautan di Indonesia sangat sulit lantaran banyaknya perizinan. Wajar kemudian mereka memilih investasi ke Singapura," terang mantan Pimred Tabloid Kemaritiman di era tahun 1990-an ini.

Dia menambahkan, jika dalam kabinet Jokowi ada Menko Kemaritiman, maka harus menggabungkan kelautan dan perikanan agar fungsinya kelihatan. (esy/jpnn)

BACA JUGA: Soal Gaya Berpakaian, Presiden Jokowi Serupa dengan Gus Dur

BACA ARTIKEL LAINNYA... Visi Maritim Jokowi Sejalan dengan Ide Negara Kesejahteraan Versi Golkar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler