Jadwal Laga Persebaya di Ajang Liga 1, Djanur Akui Berat

Senin, 06 Mei 2019 – 00:56 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman. Foto: Angger Bondan/JawaPos/JPNN

jpnn.com, SURABAYA - Persebaya Surabaya dijadwalkan bertandang ke stadion I Wayan Dipta, Gianyar menantang Bali United di laga perdana Liga 1 2019 pada 16 Mei. Kemudian menuju stadion Sultan Agung, Bantul untuk bersua Kalteng Putra, 21 Mei.

Kondisi itu jelas bakal menguras kondisi fisik pemain Green Force. Apalagi, mereka akan melakoni laga uji coba kontra Persela pada Sabtu (11/4) nanti.

BACA JUGA: Pemain Asing Anyar Persela Lamongan Tiba Hari Ini

Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menilai jadwal anyar memang memberatkan timnya. “Lawan juga berat. Itu jadi kesulitan tersendiri,” kata pelatih yang akrab dispa Djanur itu.

Bali United jelas bukan lawan sembarangan. Komposisi pemain Serdadu Tridatu juga cukup berkualitas. Terlebih, mereka juga mematok target tinggi di ajang Liga 1. Sementara memghadapi Kalteng Putra, Green Force pantang lengah.

BACA JUGA: Persebaya vs Persela: Launching Tim dan Perpisahan Rudi Setiawan

Meski berstatus tim promosi, Kalteng Putra mampu tampil apik di ajang Piala Presiden 2019. Mereka melaju sampai babak semifinal sebelum dikandaskan Arema FC.

BACA JUGA: 56 Pemilik Suara Hadiri Persiapan KLB PSSI versi KPSN

BACA JUGA: Arungi Liga 1, Persebaya Surabaya Hanya Satu Striker

Nah, kondisi itu membuat Djanur harus pintar-pintar menjaga kondisi pemainnya. Apalagi, beberapa pemain penting masih mengalami cedera. Sebut saja Manuchekhr Dzhalilov.

Pemain asal Tajikistan itu masih menderita cedera di kaki kanan. Dia bahkan diprediksi absen dalam laga uji coba kontra Persela (11/5).

Untuk itu, Djanur tengah memikirkan opsi lain. Biasanya, setelah away, skuad Green Force selalu langsung kembali ke Surabaya. Namun, Djanur mempertimbangkan hal lain. “Bisa saja dari Bali (tim) langsung terbang ke Jogja. Tapi masih lihat kondisi nanti,” terang pelatih asal Majalengka itu.

Opsi itu memang mampu membuat pemain bisa melakukan recovery lebih lama karena tak perlua singgah di Surabaya.

Gelandang Persebaya Fandi Eko Utomo sependapat dengan Djanur. Menurutnya, dua kali away di laga pembuka membuatnya harus menyiapkan kondisi ekstra. “Bukan hanya melelahkan. Kalau dua kali away dengan jadwal berdekatan juga menguras tenaga,” terang pemain 28 tahun itu.

Lantas, bagaimana para pemain bisa menjaga kondisi agar tetap oke? “Pastinya kami harus istirahat yang cukup,” tambah putra legenda Persebaya, Yusuf Ekodono itu.

Selain itu, Fandi menilai jadwal pembuka Persebaya memang berat. Bukan dari segi fisik. Namun lebih ke psikis. Dia menilai bukan hal mudah untuk bermain dua kali secara beruntun dalam laga away.

“Beda kalau main di kandang. Kami pasti punya keuntungan, terutama untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain kalau menang (di laga pembuka),” tambah mantan penggawa Madura United itu.

Meski begitu, dia tetap akan tampil maksimal. Palagi, Bonek cukup akrab dengan stadion I Wayan Dipta, Gianyar dan Sultan Agung, Bantul. Di Liga 1 musim lalu, Bonek bahkan memenuhi tribun I ayan Dipta kala bersua Bali United 18 November 2018.

Pemandangan serupa tampak saat away ke Stadion Sultan Agung, Bantul, saat kontra PS Tira pada 13 April 2018. (gus)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menanti Gebrakan Para Pelatih Debutan di Liga 1 2019


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler