Jadwal Tanding Padat, Bos Persija Curhat

Kamis, 08 Maret 2018 – 17:35 WIB
The Jakmania saat laga Final Piala Presiden 2018 antara Persija vs Bali United, Sabtu (17/2) malam. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama Persija Jakarta Gede Widiade telah menyampaikan semua uneg-unegnya terkait kompetisi Liga 1 kepada pemerintah dalam hal ini Kemenpora.

Salah satunya adalah terkait kompetisi Liga 1 2018 yang molor kick-offnya. Gede menuturkan, saat ini timnya terancam bermain dalam jadwal yang padat.

BACA JUGA: Sah, Liga 1 Kick-Off Bergulir Mulai 23 Maret

"Durasi kompetisi terpengaruh, kami juga harus kena imbasnya. Kalau tadinya sebulan hanya tiga laga atau empat laga, sekarang jadi lima," ungkapnya.

Hal ini menurut Gede perlu dibenahi ke depannya. Karena itu, pengelola kompetisi harus bekerja lebih maksimal lagi agar tak merugikan klub.

BACA JUGA: Gede: Menpora Bilang The Jakmania Luar Biasa Tertib

Ditambah lagi, Persija saat ini tampil di Piala AFC, karena itu perlu perbaikan penjadwalan. Demikian juga dengan PSSI yang harus bisa menekan operator untuk lebih baik merancang perencanaan.

"Persija kan ikut AFC, sebulan bisa saja enam sampai tujuh laga, kan itu rentan cedera dan cost tinggi. Bayangkan main di Vietnam tapi juga main di kompetisi. Harusnya dari Februari sudah start, jadi klub nyaman," paparnya.

BACA JUGA: Isu Perombakan Direksi PT LIB Berhembus Jelang RUPS

Dengan jadwal yang padat, maka kualitas kompetisi bakal terganggu. Dia melihat, mutu pertandingan juga tak sebaik saat tim mendapatkan istirahat yang cukup.

"Kalau jadwal nggak padat, timnas juga bisa seleksi pemain yang bagus," tandasnya. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Uji Coba Kontra Tim Lokal Jadi Debut Perdana Dilshod


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Liga 1   Persija  

Terpopuler