Jaga Stok Beras, Pemprov DKI Tambah Modal PT Food Station Rp 1,5 T

Rabu, 01 April 2015 – 18:58 WIB

jpnn.com - PISANGAN LAMA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan tambahan modal kepada PT Food Station Tjipinang Jaya yang merupakan salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) di bidang pangan.

Tujuannya ialah untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok beras di Jakarta. Modal itu diberikan dalam bentuk penyertaan modal pemerintah. Jumlahnya sebesar Rp 1,5 triliun.

BACA JUGA: Ahok Naikkan Gaji Honorer yang Perbaiki Pompa Air

"Kami harapkan Food Station punya modal. Jadi kalau harga beras naik, kami punya stok," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di PT Food Station Tjipinang, Jl. Pisangan Lama Selatan, Jakarta Timur, Selasa (31/3)

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengungkapkan, penambahan modal tersebut bisa memenuhi kebutuhan beras di Jakarta yang angkanya mencapai 3.000 ton. PT Food Station, sambung dia, akan melakukan operasi pasar ketika ada kemungkinan kenaikan harga beras.

BACA JUGA: Paripurna Angket DPRD Digelar Senin, Ini Alasannya

Dengan begitu, harga beras di Jakarta masih tetap normal. Ahok menambahkan, toko yang membeli beras pada saat operasi pasar harus menggunakan e-money. Sehingga, bisa diketahui pihak-pihak yang membeli beras tersebut.

Hal ini juga bisa mencegah orang berbuat curang. "Minimal orang mikir kalau mau main," tandasnya. (gil/jpnn)

BACA JUGA: Terancam Dimakzulkan, Ahok: Ya Saya Maju Pilkada Lagi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Belum Tahan Wabup Cirebon, Kejagung: Kami Belum Terima Persetujuan dari Mendagri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler