Jakarta Aesthetic Clinic jadi Juara Pertama se-Asia Pacific di Kala Pandemi

Senin, 14 Desember 2020 – 23:39 WIB
Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) berhasil membawa pulang empat penghargaan sekaligus dalam ajang 5th Golden Record Award (GRA) by Merz Aesthetics. Foto dok JAC

jpnn.com, JAKARTA - Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) berhasil membawa pulang empat penghargaan sekaligus dalam ajang 5th Golden Record Award (GRA) by Merz Aesthetics.

Penghargaan kelas international ini menandakan JAC  tetap mampu berprestasi meski di tengah pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

BACA JUGA: Pacaran 4 Tahun, Deddy Corbuzier Ungkap Penyebab Dirinya Putus dengan Agnez Mo

GRA merupakan ajang penghargaan global yang diselenggarakan oleh Merz APAC (Asia Pacific Region) sejak 2016, untuk merayakan pencapaian klinik-klinik estetika unggulan setiap tahunnya.

Pada 2020 yang penuh tantangan ini, menjadi tahun ke-empat bagi JAC menerima penghargaan di empat kategori sekaligus.

BACA JUGA: Keren, Pupuk Kaltim Raih Proper Nasional Emas untuk Keempat Kalinya dari KLHK

Adapun dua dari empat penghargaan yang diraih JAC untuk Asia Pacific Region (APAC) yakni; APAC award- Winner Highest Achievement Merz Portfolio.

Kemudian Juara I se-Asia Pasifik negara kategori B, untuk Treatment Kombinasi (Ultherapy-Botoks-Filler) terbanyak yang dilakukan sepanjang 2019-2020 dan APAC award – 2nd runner up Highest Achievement Ultherapy Transducer: Juara II se-Asia Pasifik negara kategori B, untuk Perawatan Ultherapy terbanyak yang dilakukan sepanjang 2019-2020.

BACA JUGA: Jawaban Tissa Biani Buat Dul Jaelani Kaget Sekaligus Kesal

Sementara dua penghargaan lain JAC untuk Local awards yakni; Local awards - Merz Portfolio Highest Achievement: Juara I se-Indonesia untuk Treatment Kombinasi (Ultherapy-Botoks-Filler) terbanyak yang dilakukan sepanjang 2019-2020 dan Local awards – Merz Ultherapy Transducer Highest Achievement: Juara I se-Indonesia untuk Treatment Ultherapy terbanyak yang dilakukan sepanjang 2019-2020.

“Penghargaan ini bukti kerja keras dan niat baik seluruh tim JAC, saya sangat mengapresiasi semangat dan kerjasama setiap anggota tim saya secara keseluruhan. Terima kasih untuk para pasien yang telah bersama kami sejak awal, sekarang dan masa depan. JAC ingin mengumandangkan satu statement, jika kita mau maka kita pasti bisa, menembus batas dan mencetak prestasi di dunia untuk Indonesia,” ujar dr. Olivia Ong, Founder dan Medical Director Jakarta Aesthetic Clinic.

Indonesia sendiri masuk dalam kategori B dan harus berkompetisi dengan negara lain seperti Hong Kong, Singapura, Malaysia, India, Filipina, dan Vietnam.

Bahkan dari Indonesia saja, tercatat ada sekitar 50 klinik estetika yang diikutsertakan dalam kompetisi GRA.

Penghargaan sebagai juara pertama se-Asia Pasifik dan juara pertama local awards ini, menambah catatan sejarah prestasi JAC yang mewakili Indonesia.

“Selamat kepada JAC untuk prestasi tertinggi yang berhasil diraih di 5th Golden Record Award. Saya turut merayakan kemenangan JAC meski melalui medium virtual ini,” ujar Bob Rhatigan, CEO Merz Aesthetics.

“Dua tahun berturut-turut JAC berhasil mencetak prestasi di GRA. Secara khusus saya ucapkan selamat untuk JAC karena di tengah tantangan global, JAC tetap berjaya, menjadi pemenang di Asia Pacific,” tambah Lawrence Siow, President Asia Pacific Merz Aesthetics.

Kedepannya, JAC ingin terus menjadi leading aesthetic clinic di dalam dan luar negeri, menjadi satu daya tarik wisata bagi siapapun yang hendak merasakan pengalaman yang berkesan setiap kali berhubungan dengan perawatan Botox, Filler, Ultherapy ataupun kombinasinya untuk meningkatkan kebahagiaan dan kualitas hidup.

Pandemi tidak menyurutkan semangat JAC untuk berkompetisi dan memberikan yang terbaik untuk para pasiennya.

Meski sempat tutup sementara (16 Maret-31 Mei 2020) saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total, JAC kini hadir dengan penampilan baru di masa new normal.

JAC memiliki protokol kesehatan internal yang ketat, memastikan hanya tim sehat yang melayani pasien setiap harinya.

Dari tenaga medis sampai cleaning service, wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) level-2 yang lengkap sesuai standar internasional praktik kedokteran estetika selama pandemi Covid-19. Seluruh tim JAC juga wajib melakukan Swab PCR/Antigen per dua minggu sekali.

Tidak sampai disitu, tim JAC juga wajib menggunakan APD disposable, penutup kepala, tameng wajah (faceshield), masker KN-95, masker bedah 3 lapis, sarung tangan disposable sampai kaus kaki dan sandal pelindung.

“Pasien diharuskan mengisi formulir kesehatan mandiri secara online sehari sebelum kedatangannya juga sudah melakukan konsultasi virtual, sehingga pasien sudah memahami kebutuhan perawatan yang akan diambil. Di klinik, pasien dicek suhu tubuh, didisinfeksi dan wajib mencuci tangan pakai sabun dan melakukan Swab Antigen atau Rapid Test bebas biaya. Kalau hasilnya negatif, pasien langsung diberikan APD,” papar dr. Olivia Ong.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler