Keren, Pupuk Kaltim Raih Proper Nasional Emas untuk Keempat Kalinya dari KLHK

Senin, 14 Desember 2020 – 21:41 WIB
Pupuk Kaltim kembali berhasil mempertahankan Proper Nasional Peringkat Emas untuk keempat kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Foto dok Pupuk Kaltim

jpnn.com, JAKARTA - Pupuk Kaltim kembali berhasil mempertahankan Proper Nasional Peringkat Emas untuk keempat kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Penghargaan itu berhasil diraih Pupuk Kaltim atas komitmen tata kelola lingkungan dan pemberdayaan masyarakat secara berkesinambungan.

BACA JUGA: Lewat Agro Solution Pupuk Kaltim Berhasil Tingkatkan Produktivitas Pertanian Banyuwangi hingga 76%

Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, dari Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar di Jakarta pada Senin (14/12).

Disampaikan Rahmad, komitmen tata kelola lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dalam menjalankan aktivitas bisnis perusahaan, menjadi salah satu fokus utama Pupuk Kaltim yang disikapi melalui berbagai kebijakan dan program strategis, dengan beragam peningkatan dan perbaikan setiap tahun.

BACA JUGA: Pacaran 4 Tahun, Deddy Corbuzier Ungkap Penyebab Dirinya Putus dengan Agnez Mo

Dalam lima tahun terakhir, kinerja Pupuk Kaltim dalam perbaikan kualitas lingkungan mampu melakukan penghematan energi dari beragam program inovasi, reduksi gas rumah kaca, reduksi timbulan limbah dan penghematan air.

Begitu juga kontribusi terhadap keanekaragaman hayati yang dilaksanakan pada sejumlah program, seperti reintroduksi anggrek hitam sebagai tanaman endemik Kalimantan, pembibitan jenis tanaman langka, konservasi rusa sambar, penanaman mangrove dan penurunan 500 terumbu buatan setiap tahun.

BACA JUGA: Pelabuhan Pupuk Kaltim Ditetapkan Sebagai Pelabuhan Sehat di Indonesia

Pupuk Kaltim secara konsisten juga meningkatkan pemberdayaan masyarakat, khususnya dukungan terhadap pencapaian 17 indikator tujuan pembangunan berkelanjutan dengan hasil signifikan.

Beberapa program terkait implementasi SDGs telah menunjukkan hasil signifikan, baik untuk upaya menjaga lingkungan dan pesisir, maupun tingkat kesejahteraan masyarakat dari pemberdayaan yang berjalan.

“Implementasi SDG’s dalam proses bisnis Perusahaan merupakan salah satu komitmen Pupuk Kaltim, yang direalisasikan pada berbagai kebijakan dan program kerja yang terkait dengan perlindungan lingkungan hidup,” tutur Rahmad Pribadi.

Seluruh upaya itu dibuktikan dengan diraihnya penghargaan tingkat nasional hingga internasional, yang berhasil dibukukan Pupuk Kaltim beberapa tahun terakhir, di antaranya perusahaan pertama di Indonesia yang meraih Appreciation for Maintaining Grand Platinum, peringkat tertinggi SNI Awards dari Badan Standardisasi Nasional.

Penghargaan Lighthouse Industry 4.0 dari Kemenperin atas dukungan implementasi Making Indonesia 4.0, serta International Fertilizer Association (IFA) Green Leaf Award 2020.

Pupuk Kaltim juga mampu meningkatkan daya saing dengan berbagai perusahaan besar dunia, melalui predikat World Class dalam ajang Global Performance Excellence Awards (GPEA), berdasarkan Baldrige Excellent Framework (BEF) yang mengklasifikasikan Pupuk Kaltim sebagai salah satu Industry Leader tanah air.

“Begitu juga untuk Propernas Emas ke-4 tahun ini, sebagai wujud nyata kontribusi Pupuk Kaltim terhadap tata kelola lingkungan dan ekosistem, termasuk pemberdayaan masyarakat secara berkesinambungan, yang didukung inovasi di berbagai bidang,” seru Rahmad.

Rahmad memastikan aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang lebih optimal dalam aktivitas bisnis perusahaan akan terus menjadi bagian kontribusi sekaligus manfaat keberadaan Pupuk Kaltim di tengah masyarakat, sehingga keseimbangan antara profit, people dan planet sebagai salah satu misi Perusahaan semakin maksimal dijalankan.

“Pupuk Kaltim percaya keseimbangan itu penting untuk dijaga dan dijalankan, utamanya aktivitas bisnis yang tidak abai terhadap lingkungan dan masyarakat. Hal ini menjadi komitmen Pupuk Kaltim untuk terus ditingkatkan ke depannya,” pungkas Rahmad.(chi/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler