Jakarta Banjir, Warga Mulai Mengungsi

Rabu, 31 Januari 2024 – 19:19 WIB
Sejumlah polwan membagi-bagikan mainan dan makanan ringan dalam rangka memulihkan trauma anak-anak korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja di posko pengungsian Kantor PMI Jakarta Utara, Minggu (5/3/2023). ANTARA/Luthfia Miranda Putri

jpnn.com, JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sejumlah warga mengungsi di tiga lokasi akibat banjir pada Rabu.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan sebanyak 12 Kepala Jeluarga (KK) dengan 44 jiwa mengungsi di gedung Kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara.

BACA JUGA: Diguyur Hujan, Kali Cipinang Meluap, Puluhan Rumah di Kelurahan Makasar Banjir

Sebanyak 34 KK dengan 76 jiwa mengungsi di Rusun Embrio Semper Barat (Jakarta Utara) serta delapan KK dengan 23 jiwa di Mushala Najjatul Abidin, Kelurahan Makasar, Jakarta Timur.

"Para terdampak di Kelurahan Semper Timur, Kelurahan Semper Barat dan Kelurahan Makasar mengungsi di lokasi terdekat," katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

BACA JUGA: Soal Banjir Jakarta, Heru Budi Hartono Segera Menghadap Menteri PUPR

BPBD mencatat genangan mengalami penurunan dari 33 Rukun Tetangga (RT) menjadi 20 RT dan ruas jalan tergenang mengalami penurunan dari 14 ruas jalan menjadi 11 ruas jalan.

Salah satu wilayah dengan banjir tertinggi, yakni tiga RT di Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, mulai dari 30 hingga 80 centimeter (cm).

BACA JUGA: Heboh Video Porno Pelajar Wanita Tulungagung, Polisi Selidiki Penyebarnya

Tercatat pula 11 ruas jalan tergenang, yakni tiga wilayah memiliki ketinggian 70 cm di Jalan Gereja Tugu RT/RW 012/006, Semper Barat, Jakarta Utara dan Jalan Komplek Pemadam Kebakaran RT/RW 001/017, Semper Barat.

Kemudian, genangan yang sudah surut, yakni dua RT di Kelurahan Kedaung Kaliangke, enam RT Kelurahan Kampung Melayu, dua RT Kelurahan Tegal Alur, dua RT Kelurahan Cipinang Muara dan tiga RT di Kelurahan Halim Perdana Kusumah.

Empat RT di Kelurahan Kampung Melayu, dua RT di Kelurahan Kebon Bawang, satu RT di Kelurahan Rawa Terate dan satu RT di Kelurahan Rambutan di Jakarta Timur.

Lalu, jalan tergenang yang sudah surut, yakni Jalan Raya Jambore, Cibubur (Jakarta Timur), Jalan Raya Ciracas, Ciracas (Jakarta Timur), Jalan Gaya Motor II, Sungai Bambu (Jakarta Utara).

Selanjutnya Jalan Raya Bogor, Rambutan di Jakarta Timur dengan titik kenal Halte Busway Pasar Induk Kramat Jati) dan Jalan Yos Sudarso (depan Wali Jota Jakarta Utara), Kebon Bawang, Jakarta Utara.

Jalan Cipinang Indah (SMK Penabur), Pondok Bambu (Jakarta Timur), Jalan Gunung Sahari Lantamal, Pademangan Barat (Jakarta Utara) dan Jalan Plumpang Raya, Kelurahan Tugu Selatan (Jakarta Utara).

Jalan Haji Tiung, Kelurahan Tugu Selatan (Jakarta Utara) dan Jalan Boulevard Utara Raya, Kelurahan Pegangsaan Dua, (Jakarta Utara).

Kemudian, Jalan Jelambar Baru Raya, Jelambar, (Jakarta Barat), Terminal Tanjung Priok, Tanjung Priok (Jakarta Utara), Jalan Agung Karya, Sungai Bambu (Jakarta Utara), Jalan Mindi, Tugu Utara (Jakarta Utara) dan Jalan Kramat Jaya Raya, Tugu Utara (Jakarta Utara).

Jalan Hibrida Raya, Pegangsaan Dua (Jakarta Utara), Jalan Muara Baru (depan Apartemen Pluit Sea View), Penjaringan di Jakarta Utara. Selain itu Pelabuhan Muara Baru, Jalan Tuna&Hiu, Kelurahan Penjaringan (Jakarta Utara).

Lalu Jalan Raya Cilincing RT 01, Kelurahan Lagoa dan Jalan Pasar Koja Baru, Kelurahan Tugu Utara (Jakarta Utara) dan Jalan Mantang RT 01 RW 06, Lagoa di Jakarta Utara. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sosok Bule Meksiko Pelaku Penembakan WNA Turki yang Ditangkap di Nganjuk


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler