Jakarta Jadi Tuan Rumah Kongres Penerbit Internasional, Ariza: Awal yang Baik

Selasa, 17 Mei 2022 – 21:33 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Chair Jakarta Book City Laura Bangun Prinsloo, dan Ketua Ikatan Penerbit Seluruh Indonesia (IKAPI) Arys Hilman di Balairung, Balai Kota DKI, Selasa (17/5). Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - DKI Jakarta menjadi tuan rumah Kongres Dunia Asosiasi Penerbit Internasional atau International Publishers Association World Congress (IPA World Congress) ke-33 2022.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai ini menjadi tahap awal yang baik untuk perkembangan industri penerbitan dan perbukuan di Indonesia, khususnya di Jakarta.

BACA JUGA: Alasan DPRD Jakarta Belum Putuskan Tarif Integrasi Transportasi

Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers bersama Delegasi Komite Eksekutif dan Panitia Pelaksana IPA World Congress 2022 di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (17/5). 

"Alhamdulillah 2022 ini Jakarta mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Kongres Dunia IPA 2022 yang merupakan acara dua tahunan terbesar untuk mengumpulkan federasi penerbit di seluruh dunia," ujar Ariza.

BACA JUGA: Jakarta Hindari Menerima Ternak Sapi dari Daerah yang Punya Kasus PMK

Politikus Partai Gerindra itu menyampaikan apresiasi kepada delegasi komite ekskutif dan panitia pelaksana IPA melakukan kunjungan lapangan, bertepatan dengan peringatan hari buku nasional dan survei dalam rangka mempersiapkan Kongres Dunia IPA 2022 November mendatang.

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariswisata dan Ekonomi Kreatif DKI telah menyiapkan segala bentuk dukungan untuk menyukseskan acara dua tahunan ini.

BACA JUGA: Kendaraan Besar Arah Jakarta Dikeluarkan di GT Palimanan 4

"Jakarta sangat siap untuk menyelenggarakan IPA World Congress 2022 dengan baik. Semoga kunjungan ini makin menguatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik ini," kata dia.

Indonesia adalah negara yang memiliki industri penerbitan paling produktif di Asia Tenggara pada 2019 dan sejak 10 tahun terakhir.

Oleh karena itu, Jakarta juga merupakan pusat literasi dunia.

Pada 2020, Jakarta telah berkontribusi 25 persen koleksi digital nasional dan telah mendaftarkan sebanyak 14.906 ISBN.

Indonesia juga telah mendapatkan pengakuan internasional dalam bidang sastra dan industri penerbitan sekaligus juga menghasilkan pasar yang cukup potensial. (mcr4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Data Terbaru Jumlah Penderita Hepatitis Akut di Jakarta


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler