Jaksa Kutip Hadis Nabi, Rizieq Shihab: Akan Dimasukkan ke Dalam Neraka Jahanam

Kamis, 20 Mei 2021 – 22:15 WIB
Habib Rizieq Shihab. Foto/dok: Ricardo/JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Habib Rizieq Shihab (HRS) menceramahi jaksa penuntut umum (JPU) yang mengutip dua hadis Nabi Muhammad SAW saat membacakan replik atas pledoi eks imam besar FPI itu.

Awalnya JPU mengutip hadis nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari tentang amalan yang paling utama.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Rocky Gerung Bereaksi Keras, Gaji ke-13 PNS, TNI dan Polri, Kantor Polisi Dibakar

"Dalam replik ini izinkan kami mencoba mengingatkan pada sebuah hadis yang diriwayatkan dalam Bukhari disebutkan, dari Abu Musa RA berkata, "Wahai Rasulullah, Islam manakah yang lebih utama?' Rasulullah menjawab, 'siapa kaum muslimin yang selamat dari lisan dan tangannya," ujar jaksa.

Selain itu JPU juga mengutip hadis yang berisi tentang orang-orang yang bangkrut. Dalam riyawat hadis tersebut, Nabi Muhammad SAW bertanya kepada para sahabat tentang orang yang bangkrut. 

BACA JUGA: Kasus Rizieq Shihab di Megamendung, Kriminalisasi terhadap Cinta dan Rindu Umat kepada Guru

"Para sahabat menjawab orang yang bangkrut itu adalah orang yang tidak mempunyai dirham maupun harta benda, tetapi Nabi Muhammad SAW berkata dari orang bangkrut itu umatku ialah orang-orang yang datang membawa pahala salat, zakat tetapi ketika di dunai dia telah mencaci, telah menuduh orang lain, telah memakan harta, menumpahkan darah orang lain tanpa hak," lanjut jaksa.

Menanggapi hal tersebut, Rizieq menilai manipulasi fakta yang dilakukan oleh JPU dalam kasus kerumunan terhadap dirinya lebih berat dari sekedar cacian.

BACA JUGA: Rizieq Mengaku Diancam Kapolda, Rumah dan Ponpesnya Diintai dengan Drone Milik Anggota BIN

"Jadi saya ingin ingatkan bahwa protes kritik saya dalam pledoi tindak perilaku JPU yang melakukan manipulasi fakta itu bukan cacian itu bukan hinaan. Namun, kalau jaksa merasa terhina itu persoalan lain bukan persoalan saya itu urusan diri jaksa sendiri," kata Rizieq ceramahi jaksa. 

Kedua soal jaksa yang mengutip hadis nabi tentang orang-orang bangkrut, justru Rizieq mengingatkan jaksa dengan hadis yang dikutip tersebut. Rizieq menyebut jaksa kurang dalam mengutip hadis tersebut lantaran kata kalimat kezaliman tidak disebutkan. 

"Mana kala jaksa memberikan kezaliman, kepada jaksa maka itu satu dosa besar jauh lebih besar dari pada sekadar cacian dan itu akan membuat para jaksa bangkrut di hadapan Allah dan akan dimasukan ke dalam neraka jahanam," tutur Rizieq. 

Selain itu, Rizieq juga menganggapi replik  JPU yang menyebutkan pleidoi yang disampaikannya hanya berisi unek-unek.

"Itu hanya alasan untuk ngeles menutupi alasan jaksa penuntut untuk menjawab pledoi saya. Saya menilai dengan replik yang dibacakan tadi bahwa JPU tidak mampu menjawab pledoi saya," sambung Rizieq.

HRS meminta kepada majelis hakim untuk mengabaikan replik yang disampaikan oleh JPU dan meminta dirinya divonis bebas murni.(mcr8/jpnn)


Redaktur & Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler