Jalan di Madura Ambles Akibat Abrasi, Truk Terperosok

Selasa, 27 Desember 2022 – 04:58 WIB
Truk pengangkut material bangunan terperosok di jalur penghubung Pulau Madura di pesisir pantau utara, yakni di Desa Batubintang, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Senin (26/12/2022). ANTARA/Abd. Aziz

jpnn.com, PAMEKASAN - Abrasi pantai membuat jalur lalu lintas penghubung Pulau Madura, Jawa Timur, ambles, Senin.

Sebuah truk pengangkut material bangunan terperosok.

BACA JUGA: Astagfirullah, Habis Banjir Besar Terbitlah Rumah Ambles 2 Meter

Lokasi kejadian di Dusun Tamberu Alet, Desa Batu Bintang, Kecamatan Batumarmar, sekitar 50 kilometer ke arah utara Kota Pamekasan.

Akibat kejadian ini jalur lalu lintas penghubung Pulau Madura di pesisir Pantai Utara Pamekasan itu terpaksa hanya bisa dilalui pada satu sisi dan diberlakukan buka tutup.

BACA JUGA: Kronologi Duel Polisi Berujung Maut di SPN Polda Riau, Aiptu Ruslan Tewas Mengerikan

"Kami telah menggerakkan tim ke lokasi dan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Timur, karena jalur lalu lintas yang ambles ini merupakan jalan nasional," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Amin Jabir.

Sejumlah personel dari Kodim 0826 Pamekasan terlihat telah berada di lokasi kejadian membantu mengatur arus lalu lintas dari arah Sumenep yang hendak menuju Sampang dan sebaliknya.

Selain menyebabkan jalur penghubung Pulau Madura ambles, abrasi pesisir pantai utara Pamekasan itu menyebabkan sejumlah rumah warga di Kecamatan Batumarmae dan Kecamatan Pasean rusak.

"Data sementara rumah warga yang rusak mencapai 10 unit dan sebagian penghuninya mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Amin.

Dia menjelaskan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BKMG) cuaca buruk berupa hujan desa disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di Pulau Madura, termasuk di Kabupaten Pamekasan dalam sepekan ke depan.

"Karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana termasuk masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler