Jamaah Haji dan Umrah Indonesia Paling Potensial

Senin, 07 Mei 2012 – 22:55 WIB
JAKARTA - Chairman of Dar Al Eiman Company, Ossama Filaili mengatakan selama 20 tahun bekerjasama dengan biro perjalanan haji dan umrah Kafilah Cahaya Utama belum satu pun di antara jamaah yang melakukan komplain terhadap pelayanan dalam pelaksanaan ibadah para tamu Allah, baik di Makkah maupun di Madinah.

"Sudah 20 tahun Dar Al Eiman dan Kafilah Cahaya Utama bekerjasama membantu penyelenggaraan haji dan umrah. Alhamdulillah, hingga hari ini belum ada komplain tentang kerjasama dan kualitas pelayanan yang kami berikan," kata Ossama Filaili, kepada wartawan di Jakarta, senin (7/5).

Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kerjasama penyelenggaraan haji dan umrah tahun ini, lanjut Ossama Filaili, pihaknya sengaja membawa 9 petinggi Dar Al Eiman ke Indonesia untuk memperkenalkan dengan mitra Dar Al Eiman dengan manajemen Kafilah Cahaya Utama dan sejumlah biro perjalanan haji dan umrah lainnya di Indonesia.

"Jamaah haji dan umrah Indonesia merupakan pangsa-pasar yang paling potensial di dunia. Kedatangan kami ke Indonesia untuk menyampaikan kepada mitrakerja bahwa Dar Al Eiman telah menambah sejumlah hotel baru mulai dari bintang dua hingga lima yang berlokasi lebih dekat dengan Kabah," kata Ossama Filaili.

Dikatakan, dalam 10 tahun terakhir Dar Al Eiman mampu mengambil rata-rata sekitar 25 persen market share jamaah haji dan umrah diberangkatkan oleh mitra kerja kami dari Indonesia.

"Pada musim haji dan umrah 2012 ini kami mentargetkan sedikitnya Dar Al Eiman bekerjasama dengan mitranya di INdonesia mampu meraih market share sebesar 40 persen sesuai dengan tambahan fasilitas hotel dan transportasi lokal yang sudah kami sediakan," harapnya, sembari menambahkan kalau jamaah haji dan umrah Kafilah Cahaya Utama 100 persen diserahkan ke Dar Al Eiman.

Di temapt yang sama, pemilik biro perjalanan haji dan umrah Kafilah Cahaya Utama, Dien Triwati Ande membenarkan pernyataan Ossama Filaili. Menurut dia, khusus untuk perjalanan umrah yang dia berangkatkan sekitar 300 jamaah setiap bulannya ditangani oleh Dar Al Eiman.

"Demikian juga halnya dengan jamaah haji, selama di Makkah dan Madina semuanya diserahkan kepada Dar Al Eiman dan Alhamdulillah belum ada yang mengajukan komplain," tegas Dien Triwati Ande.

Terakhir dikatakannya bahwa hubungan antara Dar Al Eiman tidak hanya berdasarkan kerjasama institusi tapi didahului oleh hubungan baik antara orang tuanya Haji Andi Abdul Latief dengan pendiri Dar Al Eiman sejak 30 tahun lalu.

Berikut fasilitas hotel yang saat ini berada di bawah manajemen Dar Al Eiman di Makkah yakni Royal Dar Al Eiman (bintang lima) dengan fasilitas 810 kamar, Dar Al Eiman Ajyad (bintang empat) 270 kamar, Dar Al Eiman Al Khalil (bintang tiga) 264 kamar, Al Hijra Hotel (bintang tiga) 96 kamar, Al Misya Hotel (bintang tiga) 84 kamar, Kamel Palace (bintang tiga) 110 kamar, Wardat Kamel (bintang dua) 65 kamar dan Diyafat Kamel (bintang dua) dengan 54 kamar.

Sedangkan di Kota Madina, Dar Al Eiman memiliki dua hotel masing-masing Al EIman Taibah Hotel (bintang empat) 476 kamar dan Al Madina Royal Dar Al Eiman (bintang lima) dengan 480 kamar. (fas/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Orang Kampus Serang Balik Marzuki Alie

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler