Jamaah Haji Waspadai Calo Hajar Aswad

Sabtu, 13 September 2014 – 02:51 WIB

jpnn.com - BANDA ACEH - Jamaah calon haji (JCH) asal kota Banda Aceh dihimbau mewaspadai calo menawarkan jasa membantu mencium hajar Aswad saat melakukan tawaf di Ka'bah. Selain dapat mengganggu konsentrasi ibadah, juga sering meminta imbalan selangit.

Himbauan tersebut disampaikan Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal, saat melepas dan peusijuek 120 JCH Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Banda Aceh, Jumat (12/9) di Aula Pemko Banda Aceh.

BACA JUGA: Kursi Menag Layak Diberikan ke Tokoh Aceh

"Lebih baik para JCH konsentrasi melaksanakan tawaf dari pada harus rela menghabiskan waktu melaksanakan ibadah yang tidak termasuk dalam rukun haji,"  ujar Illiza, seperti dilansir Rakyat Aceh (JPNN Grup), Sabtu (13/9).

Selain harus berdesak-desakan, dan membuat para jamaah terlibat aksi saling dorong untuk merebut mencium Hajar Aswad, juga terbuang waktu secara percuma dan belum tentu jamaah dapat mencium Hajar Aswad.

BACA JUGA: Gandeng PPATK dan KPK, Panwaslu Siap Awasi DPRD

Namun kalau ingin mencium Hajar Aswad, maka para jamaah harus pintar-pintar memanfaatkan waktu di saat tidak banyak jamaah yang berkonsentrasi di depan Hajar Aswad, seperti pada malam hari.

Selain itu, pada tahun 2014 ini terjadi peningkatan jumlah JCH dari lingkungan Pemko Banda Aceh. Bila tahun lalu jumlah Jamaah Calon Haji yang diberangkatkan berjumlah 113 orang, di tahun 2014 ini adanya peningkatan menjadi 120 orang.

BACA JUGA: Dukungan 100 Miliar Untuk Ahok Tinggalkan Gerindra

"Kami yang di sini tentu saja akan mendoakan semoga selamat sampai ke tempat tujuan yakni di tanah suci Makkah, dalam keadaan sehat wal afiat dan tidak mendapat suatu halangan apapun. Dan tidak kalah pentingnya dari itu mudah-mudahan sepulangnya dari tanah suci Mekkah menjadi haji yang mabrur," ujar Illiza.

Dirinya meminta agar para jamaah meguhkan niat dalam beribadah dan ikhlas dalam beramal dan menjaga dan pelihara kesehatan sebaik-baiknya.

"Gunakanlah waktu dan kesempatan yang tersedia untuk semata-mata beribadah dengan sepenuh hati dan jauhkan diri dari perbuatan fasik, berbantah-bantahan, ‘ujub, riya’, takabbur, khianat, dan dengki dan terpenting pelihara kesabaran, persatuan dan kesatuan serta ukkhuwah Islamiyyah sesama jamaah," pintanya.

Sementara Kabag Keistimewaan Zahrul Fajri menyampaikan, para PNS yang akan melaksanakan ibadah haji tahun 2014, berasal dari 16 SKPK dilingkungan Pemko Banda Aceh.

"JCH Kota Banda Aceh diberangkatkan dalam empat kloter, kloter pertama berangkat 18 September," demikian ujarnya. (slm)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pejabat Ditunjuk Langsung Juga Banyak yang Korupsi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler