Jangan Berlebihan Mengonsumsi Tomat, 6 Efek Samping Ini Siap Menyerbu Anda

Jumat, 10 Desember 2021 – 06:19 WIB
Tomat. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - TOMAT merupakan buah berwarna merah yang sering digunakan dalam berbagai hidangan.

Anda bisa mengolah tomat dalam bentuk jus tomat, sup tomat, bahkan menggunakannya sebagai masker untuk wajah.

BACA JUGA: 8 Khasiat Ajaib Sup Tomat, Buruan Dicoba

Karena kandungan gizinya yang tinggi, banyak orang mengonsumsi tomat sebagai bagian dari program diet mereka.

Meskipun biasanya aman untuk dikonsumsi, tomat bisa menyebabkan komplikasi pada beberapa orang.

BACA JUGA: 4 Manfaat Masker Tomat, Kulit Wajah Makin Berseri

Beberapa masalah yang bisa ditimbulkan tomat termasuk refluks asam, efek intoleransi, nyeri otot dan lain-lain.

Berikut ini penjelasannya, seperti dikutip laman Stylecraze.

BACA JUGA: Suami Ingin Kuat di Ranjang, Tidak Perlu Repot, Konsumsi Saja Tomat

1. Refluks Asam dan Mulas

Tomat bersifat asam dan bisa menyebabkan mulas. Tomat mengandung asam malat dan sitrat serta bisa membuat lambung memproduksi asam lambung yang berlebihan (yang bertanggung jawab atas pemecahan makanan).

Ketika volume asam meningkat, asam lambung dipaksa mengalir ke kerongkongan yang bisa menimbulkan gejala mulas.

Tomat dan saus tomat juga terdaftar sebagai beberapa makanan yang bisa memicu refluks.

Tomat juga bisa memperburuk gejala GERD (gastroesophageal reflux disease).

Menurut Pusat Medis Universitas Maryland, yang terbaik adalah menghindari makanan asam seperti tomat untuk menghindari gejala refluks asam.

2. Alergi dan Infeksi

Gejala alergi tomat paling sering terjadi segera setelah buah dikonsumsi.

Ini termasuk gatal-gatal, ruam kulit, eksim, batuk, bersin, sensasi gatal di tenggorokan, dan pembengkakan pada wajah, mulut serta lidah.

Menurut sebuah penelitian di Polandia, tomat mengandung senyawa yang disebut histamin yang bisa menyebabkan reaksi alergi tertentu.

Tomat juga bisa menyebabkan dermatitis kontak alergi, di mana kulit Anda menjadi sangat gatal dan bengkak setelah menyentuh buah.

Tomat juga bisa menyebabkan bibir gatal. Reaksi alergi lain yang mungkin terjadi dengan tomat adalah bercak merah di sekitar alis dan kelopak mata.

3. Masalah Ginjal

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, individu dengan penyakit ginjal kronis lanjut harus membatasi asupan kalium, mineral yang terkandung di tomat.

Orang dengan masalah ginjal yang parah mungkin juga diminta untuk membatasi asupan tomat karena mengandung banyak air.

Tingginya kadar kalium dalam darah yang merupakan salah satu penyebab penyakit ginjal bisa diatasi dengan menghindari tomat atau saus tomat atau segala sesuatu yang terbuat dari tomat.

Saus tomat juga tinggi oksalat, yang merupakan alasan lain orang yang rentan harus menghindarinya.

4. Sindrom Iritasi Usus

Tomat, mengingat kulit dan bijinya yang mengiritasi, mungkin menjadi salah satu penyebab sindrom iritasi usus besar, dan jika Anda sudah mengidap IBS, tomat juga bisa memicu kembung.

Tomat juga merupakan salah satu alergen makanan paling umum yang bisa menyebabkan masalah usus.

5. Diare

Diare bisa terjadi pada individu yang menderita intoleransi tomat.

Sesuai laporan yang diterbitkan oleh Longwood University, tomat berminyak, asam dan harus dihindari selama diare.

Menurut laporan lain dari University of Minnesota, tomat bisa menjadi sumber organisme yang disebut salmonella yang menyebabkan diare.

6. Natrium yang berlebihan

Pastikan Anda memilih saus tomat versi sodium yang lebih rendah karena kebanyakan saus memiliki kandungan sodium yang tinggi.

Bahkan sup tomat bisa mengandung terlalu banyak sodium. Hanya satu cangkir sup bisa mengandung antara 700 hingga 1.260 mg sodium.

Tomat kalengan bisa mengandung 220 mg sodium untuk setiap setengah cangkir.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler