Jangan Pakai Sabun untuk Bersihkan Area Kewanitaan

Senin, 08 April 2019 – 13:22 WIB
Ilustrasi area kewanitaan.

jpnn.com - SEKUMPULAN ibu yang tergabung dalam Komunitas Babywearers Surabaya berkumpul. Mereka mengadakan kopdar di Miniapolis Pakuwon Mall dengan mendatangkan dr Yunia Eka Safitri SpKK sebagai pemateri.

Yang dibicarakan adalah kesehatan reproduksi organ kewanitaan. Dokter yang sehari-hari berpraktik di RS Wiyung Sejahtera itu membahas masalah yang sering timbul, yakni keputihan.

BACA JUGA: Atasi Keputihan Membandel dengan Rebusan Daun Sirih

"Justru organ vital itu jangan terlalu sering dibersihkan pakai sabun. Nanti tingkat keasaman atau PH-nya bergeser dari asam jadi basa. Kalau sudah begitu, bakteri akan banyak tumbuh. Bikin masalah gatal sampai keputihan," jelasnya.

Dia menuturkan, keputihan merupakan alarm awal yang menandai bahwa ada yang salah dengan vagina. Artinya, ada bakteri jahat atau cacing yang hendak masuk.

BACA JUGA: Ladies, Ketahui Dampak Negatif Ratus pada Kesehatan Rahim

Dia menambahkan, faktor lain seperti capek atau stres secara psikis menjadi faktor penyebab keputihan.

BACA JUGA : Kenali 9 Khasiat Sabun Arang Aktif untuk Perawatan Kulit dan Rambut

BACA JUGA: Wanita Harus Tahu, Kanker Mulut Rahim Diawali Keputihan

 

Pada ibu hamil, suhu tubuh yang berubah lebih tinggi juga bisa memicu pertumbuhan jamur yang lebih banyak daripada biasanya.

"Kalau enggak lagi mau haid atau stres tapi keputihan secara terus-menerus, bisa jadi itu karena jamur atau parasit," paparnya.

Yunia juga menjelaskan, dengan pengetahuan semacam itu, kaum ibu diharapkan bisa lebih pandai merawat organ genitalnya. Terlebih yang memiliki anak perempuan.

Pipit Vadya, jumas Komunitas Surabaya Babywearers, menuturkan bahwa kopdar itu rutin diadakan setiap bulan.

BACA JUGA : Begini 5 Ciri Sabun Mandi yang Baik

Materinya berbeda-beda. Tidak melulu ilmu soal pergendongan, tetapi juga hal-hal lain yang perlu diketahui oleh ibu cerdas.

Kemarin mereka juga melakukan aksi yang cukup mencuri perhatian. Yaitu, nge-dance sambil menggendong buah hati.

BACA JUGA : Atasi Keputihan Membandel dengan Rebusan Daun Sirih

"Kami pengin nunjukin kalau anggapan nggendong itu pasti riweuh enggak selamanya benar. Buktinya, sambil gendong anak, ibu-ibu masih tetap bisa melakukan aktivitas lain yang fun," terangnya. (hay/c6/tia/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ladies, 4 Mitos Keputihan ini tak Perlu Dipercaya


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler