Jangan Remehkan Bahaya Nyamuk Demam Berdarah

Kamis, 27 Agustus 2020 – 12:53 WIB
Jovee & Lifepack menggelar webinar We The Health dengan tema mengenai demam berdarah dengeu (DBD). Foto tangkapan layar

jpnn.com, JAKARTA - Lifepack, apotek online khusus penderita penyakit kronis bersama dengan Jovee, aplikasi yang bisa merekomendasikan suplemen secara personal kembali menggelar webinar We The Health dengan tema mengenai Demam Berdarah Dengeu (DBD).

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kasus demam berdarah dengue (DBD) hingga Juli 2020 telah mencapai 71.633 kasus dengan angka kematian mencapai 459.

BACA JUGA: Perdana di Indonesia, Jovee & Lifepack Gelar We The Health

“Berangkat dari masih tingginya kasus DBD di Indonesia, Lifepack & Jovee tergerak untuk memberikan peringatan sekaligus mengedukasi masyarakat bahwa selain bahaya virus corona yang masih mengintai, ancaman penyakit DBD perlu juga diwaspadai. Kami menghadirkan pakar yang ahli di bidangnya, untuk membantu agar mencegah terkena penyakit DBD," ujar Natali Ardianto, CEO Lifepack & Jovee.

Dr. Dominicus Husada  sebagai dokter spesialis anak mengungkapkan demam berdarah masih tergolong dalam penyakit yang membahayakan, hingga dapat menghilangkan nyawa seseorang.

BACA JUGA: Benarkah Bayi dalam Kandungan Ternyata Sudah Pintar?

Untuk itu, ada empat unsur yang membuat penyakit ini bisa menular ke banyak orang yakni, Virus Dengue, nyamuk Aedes Aegypti, manusia, dan lingkungan sekitar, dan diperlukan berbagai persiapan untuk mencegah agar terhindar dari DBD.

“Untuk mencegah terkena DBD, masyarakat perlu untuk membersihkan lingkungan sekitar mereka tinggal. Namun membersihkan lingkungan dan rumah saja tidak cukup. Harus ada upaya pencegahan lain agar nyamuk tidak berkembang biak di rumah seperti, memakai obat nyamuk, lotion anti nyamuk, dan lain sebagainya," papar dia.

BACA JUGA: Menambah Momongan di Masa Pandemi? Yes or No

Di musim pancaroba seperti sekarang ini, perlu banyak melakukan berbagai pencegahan penyakit DBD, salah satunya adalah dengan gerakan 3M, yaitu Menguras, Mengubur, dan Mendaur Ulang.

Namun selain memperhatikan lingkungan, tetap perlu memenuhi asupan untuk tubuh agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

Nutrisionist Jovee Kelvin Halim mengungkapkan tips, agar terhindar dari penyakit dengan melakukan beberapa cara untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan kita sehari-hari.

Selain dengan menjaga jarak dan menjaga kesehatan lingkungan, kita juga perlu menjaga tubuh dari dalam.

“Penting sekali untuk mengonsumsi makanan beragam dan seimbang. Makanan dengan sayur, buah, serta protein dan lemak yang mampu mencukupi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Beberapa nutrisi seperti vitamin B, C, D, zink, protein, dan zat besi sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan mengoptimalkan sistem imun tubuh," ucap Kelvin.

Selain itu, pastikan juga makanan yang Anda makan atau masak dalam keadaan matang dan bersih agar tidak ada kuman atau bakteri yang mudah hinggap dalam makanan.

"Kita dianjurkan mengonsumsi sayur dan buah minimal sebanyak 4-5 porsi sehari. Namun jika hal tersebut tidak dapat terpenuhi, masyarakat bisa mengonsumi suplemen multivitamin yang dapat memenuhi asupan tersebut," seru Kelvin.

Di tengah kondisi pandemi saat ini, masyarakat tidak perlu khawatir untuk mendapatkan akses layanan kesehatan, seperti pemenuhan kebutuhan suplemen multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Cukup dengan mengunduh aplikasi Jovee dan bisa mendapatkan beragam pilihan suplemen yang tepat bagi setiap individu.

Tidak hanya itu, untuk solusi pemenuhan kebutuhan obat harian, mingguan, atau bulanan, masyarakat dapat langsung mengunduh aplikasi Lifepack dan bisa berkonsultasi dengan dokter secara gratis.

Namun, bagi yang sudah memiliki resep, bisa langsung mengunggah resepnya ke aplikasi Lifepack dan akan mendapatkan layanan pemesanan obat dengan gratis ongkir ke seluruh wilayah Indonesia sampai Agustus 2020 ini.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan, kami selalu hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kemudahan akses layanan kesehatan. Khususnya untuk penderita penyakit kronis & juga pemenuhan asupan multivitamin bagi tubuh. Ke depan, kami akan terus tingkatkan layanan kami, serta terus menjawab kebutuhan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia," tandas Natali.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler