Jasad Laki-laki tidak Utuh di Taman Nasional Diduga Korban Serangan Buaya

Rabu, 11 Desember 2019 – 23:30 WIB
Nelayan kepiting bernama Sidik ditemukan tewas diduga dimangsa buaya di Sungai Bangke Taman Nasional Sembilang Desa Sungsang 4, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Senin (9/12). Foto: ANTARA/Aziz Munajar

jpnn.com, PALEMBANG - Sesosok mayat laki-laki dengan kondisi tidak utuh diduga dimangsa buaya ditemukan di Sungai Bangke Taman Nasional Sembilang Desa Sungsang 4, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

Camat Banyuasin II, Salinan, Senin, mengatakan dari hasil identifikasi mayat tersebut diketahui bernama Sidik yang tinggal di Desa Pagar Bulan, Kecamatan Rantau Bayur, ia berada di Desa Sungsang untuk mencari kepiting.

BACA JUGA: Buaya Sepanjang 5 Meter Lebih Tiba-tiba Muncul, Warga Histeris Ketakutan

"Korban dan kawan-kawannya merupakan nelayan pencari kepiting, tapi kami belum tahu apa penyebab kematiannya karena masih dicek," ujar Salinan.

Sebelum ditemukan meninggal, Sidik dan rekan-rekannya diketahui mencari kepiting di Sungai Sembilang pada Sabtu (7/12), keesokan hari rekanya pulang ke pemondokan kecuali Sidik.

BACA JUGA: Duh, 30 Ekor Buaya Ini Mulai Tak Terurus, Warga Semakin Resah

Lalu pada Senin pagi rekan-rekannya menyusul ke lokasi Sidik, namun perahunya sudah kosong dan ia ditemukan meninggal dalam kondisi hanya tersisa badan bagian dada hingga kepala, korban segera dibawa pulang serta dikebumikan.

Sementara Kepala Seksi Wilayah II Taman Nasional Sembilang, Affan, mengatakan perlu pemeriksaan lebih dalam untuk memastikan korban dimangsa buaya, meskipun dari tanda-tandanya kemungkinan memang korban dimangsa binatang buas.

BACA JUGA: Aspri Hakim PN Medan Jamaluddin Buka Suara Soal Permintaan Uang Rp25 Juta

"Harus diperiksa lagi, nanti akan kami identifikasi, apakah dia diserang, apakah dia mungkin tertidur atau terjatuh lalu dimangsa, atau ada sebab lain," kata Affan.

Tetapi menurutnya korban memang ditemukan di dalam sungai, sungai itu sendiri masih termasuk wilayah Taman Nasional Sembilang yang menjadi habitat buaya muara.

BACA JUGA: Usut Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan, Polisi Dalami Alibi Istri Jamaluddin

Ia mengimbau kelompok-kelompok nelayan agar lebih berhati-hati saat mencari kepiting di sungai itu.(antara/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler