Jateng Memenuhi Target Tracing Covid-19, Ganjar: Terima Kasih Kawan-kawan

Kamis, 24 September 2020 – 23:41 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto : Instagram

jpnn.com, SEMARANG - Laboratorium di Jawa Tengah saat ini bisa memeriksa lebih dari 5.000 spesimen dalam satu hari. Artinya, proses penemuan kasus baru akan lebih cepat dan tanpa menunggu lama.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjelaskan, hasil evaluasi percepatan penanganan COVID-19 menunjukkan tren peningkatan pemeriksaan spesimen dalam sepekan terakhir.

BACA JUGA: Pak Ganjar Berhasil Mengubah Status Zona Covid-19 di Semarang, Ini Penjelasannya

“Ternyata pada tanggal 17 September 2020 itu sudah ngambil spesimen 5.643. Apa artinya? Sebenarnya ditanggal 17 September itu kami sudah melebihi target di mana kami ditargetkan 4.991 dan ini sudah di atas 5.000,” kata Ganjar usai rapat dengan Kepala Dinas Kesehatan, Yulianto Prabowo di rumah dinasnya, Kamis (24/9).

Ganjar tak memungkiri bila jumlah spesimen yang diuji sempat turun pada 18-20 September. Namun, saat dipacu lagi jumlah spesimen pada 21 September kembali meningkat hingga 6.157 spesimen.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Gatot Nurmantyo Minta Penayangan Film Pengkhianatan G30S PKI, Alumni PA 212 Bicara Klaster Maut

Kemudian, kata Ganjar, pada 22 September jumlah spesimennya sebanyak 5.559 spesimen. Bahkan, pada 23 September kemarin, jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 6.019 spesimen.

“Artinya sudah melampaui batasnya, mudah-mudahan ini bagian dari kerja kawan-kawan dari mereka surveilans, yang mereka melakukan tracing dengan sangat baik saya terima kasih. Ini juga menunjukkan tracingnya bagus, tinggal sekarang menguatkan labnya agar kemudian lebih cepat dan target itu bisa terpenuhi,” tegasnya.

BACA JUGA: Pak Ganjar Marah Besar Gara-gara Dangdutan di Tegal, Wali Kota dan Kasatpol PP Kena Semprot

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, dr Yulianto Prabowo menambahkan, pihaknya segera memperkuat tiga laboratorium (lab) sebagai pengoptimalan penanganan COVID-19.

Tiga lab tersebut antara lain Badan Laboratorium Kesehatan Provinsi di Semarang, Lab RSUD Moewardi Solo dan Lab RSUD Margono Banyumas.

“Kami memperkuat lab. Terutama sedang kami perkuat betul adalah SDM-nya, lalu alat-alatnya, lalu kecukupan reagennya,” kata Yulianto.

Di sisi lain, Dinkes Jateng juga akan mendorong kabupaten dan kota untuk meningkatkan jumlah spesimennya. Supaya jumlah kapasitas spesimen meningkat 8 ribu-9 ribu.

“Karena SDM dan alat sudah dicukupi. Kalau yang kirim spesimen gak banyak, tentunya enggak bisa,” harapnya.

Disinggung jumlah tes PCR yang sudah dilakukan di Jateng, kadinkes menyebutkan, saat ini sudah ada sekitar 295ribu tes. Dengan positivity rate atau rasio kasus positif Covid-19 sekitar 10,15 persen.

Meski demikian, ada juga daerah yang positivity rate di bawah 5 persen seperti Banyumas sekitar 2,71 persen. Jumlah positivity rate itu, akan terus diupayakan agar turun. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler