Jauhi Minuman Berenergi, Makanlah Ini Untuk Atasi Kelelahan

Senin, 09 Oktober 2017 – 21:28 WIB
Seorang tertidur karena kelelahan. ILUSTRASI. Foto: Laman Cheat Sheet

jpnn.com - KELELAHAN sering diderita oleh seseorang, setelah beraktivitas sepanjang hari.

Apalagi bagi Anda yang memiliki rutinitas harian yang padat, tak jarang energi terkuras habis sehingga tubuh merasa letih dan lelah.

BACA JUGA: Baca, Ini Gejala Kelelahan Kronis

Namun tahukah Anda, ada beberapa jenis makanan yang mampu meningkatkan energi dengan cepat? Kehilangan energi dalam rentang waktu yang lama bisa menyebabkan kelelahan kronis.

Kondisi ini memancing keinginan seseorang untuk mengambil minuman berenergi untuk mengembalikan stamina dan tenaga mereka.

BACA JUGA: Kasihan..Kakek Tua Ini Meninggal di Atas Becaknya

Minuman berenergi mungkin bisa menyegarkan tubuh dan mengurangi rasa lelah, tapi memiliki efek samping yang tidak menguntungkan bagi tubuh dalam jangka panjang.

Jadi, bagaimana cara mengembalikan stamina dan energi, tanpa minuman berenergi?

BACA JUGA: Suplemen Alami Ini Solusi Melawan Kelelahan Kronis

Sejumlah makanan tertentu kaya akan berbagai nutrisi yang berguna untuk mencegah kelelahan kronis yang bisa disebabkan oleh kadar gula darah tidak stabil.

Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman Yahoo Health:

1. Teh hijau

Penelitian menunjukkan bahwa polifenol yang berlimpah pada teh hijau mengaktifkan kembali sel kulit mati yang bisa membantu memperbaiki kulit, termasuk mengurangi keriput.

Sebuah studi 2011 yang diterbitkan di The Journal of Nutrition mendukung penelitian ini. Ketika peserta studi meminum minuman yang kaya akan polifenol teh hijau setiap hari selama 12 minggu, kulit mereka lebih halus, lebih elastis dan terhidrasi.

Para peneliti juga menemukan bahwa teh hijau meningkatkan aliran darah dan oksigen ke kulit.

Untuk memanfaatkan minuman anti-penuaan ini, peras lemon ke dalam cangkir Anda. Sebuah studi di Universitas Purdue menemukan bahwa jeruk meningkatkan jumlah antioksidan yang bisa diserap tubuh dari teh hijau.

2. Ikan salmon

Makanan kaya omega-3, seperti ikan salmon dan sarden, serta minyak biji rami, memiliki sifat anti-inflamasi yang mengurangi iritasi dan membuat kulit menjadi lebih halus dan terhidrasi.

Astaxanthin karotenoid yang ditemukan pada ikan salmon, juga telah terbukti memperbaiki elastisitas kulit, menurut sebuah penelitian tahun 2012.

Kenari, sumber asam lemak omega-3 yang lain, mengandung magnesium yang meningkatkan aliran darah ke kulit yang membuat kulit Anda menjadi lebih bercahaya.

3. Kacang Brazil

Untuk mengatasi kulit yang tampak lelah dan kendur, makan makanan kaya mineral selenium, yang ditemukan di kacang Brazil, juga pada ikan tuna dan jamur.

Selenium mempertahankan elastisitas kulit dan melawan radikal bebas, yang merusak sel dan mempercepat penuaan.

4. Bayam

Vitamin C, yang ditemukan pada bayam, membantu membangun kolagen yang membuat kulit tetap kencang dan bebas dari garis-garis halus.

Sebagai antioksidan, vitamin C juga melawan radikal bebas yang bisa melemahkan kolagen.

Sayuran hijau gelap, termasuk bayam, kangkung dan chard Swiss, juga mengandung banyak air yang membantu menghidrasi kulit Anda.

5. Tahu

Melawan kulit kendur akibat kelelahan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung kedelai seperti tahu.

Sebuah penelitian di Jepang menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi 40 miligram aglikon, isoflavon dari kedelai, mengalami kulit yang lebih kencang setelah 12 minggu penggunaan.

6. Air

Tetap terhidrasi berkontribusi pada elastisitas, kejernihan dan ketahanan kulit Anda, menurut sebuah penelitian di tahun 2010.

Kedengarannya seperti hal yang mendasar, tapi bila Anda terhidrasi, kulit Anda terlihat lebih muda dan lebih segar.

7. Kiwi

Buah hijau kecil ini kaya akan nutrisi, termasuk vitamin C, yang mengurangi peradangan.

Sebuah studi tahun 2007 yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan kaya vitamin C memiliki kulit yang tampak lebih muda dengan keriput lebih sedikit dan lebih sedikit kekeringan.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler