Jawa-Bali, 3 Bulan Pecahkan Rekor Beban Puncak Tertinggi

Kamis, 12 Juni 2014 – 14:56 WIB

jpnn.com - JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat beban puncak sistem kelistrikan Jawa- Bali mencapai rekor angka tertinggi selama tiga bulan berturut-turut. Yakni pada bulan April, Mei, dan Juni 2014.

Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto menuturkan, beban puncak tertinggi terjadi pada bulan Juni 2014, dibanding rekor tertinggi pada bulan April dan Mei.

BACA JUGA: Sebelum Jadi Dirut Pelni, Wimbo Nyamar Jadi Penumpang

"Bulan Juni 2014 sebesar 23.420 Megawatt (MW) yang terjadi pada Senin 9 Juni pukul 18.00 WIB. Sedangkan rekor beban puncak tertinggi bulan April 2014 sebesar 22.974 MW, pada tanggal 24 April jam 18.00 WIB dan rekor beban puncak tertinggi bulan lalu sebesar 23.208 MW, terjadi pada tanggal 6 Mei jam 18.00 WIB," ujar Bambang dalam siaran tertulisnya, Kamis (12/6).

Adapun rekor terbaru beban puncak sistem Jawa-Bali sebesar 23.420 MW ini naik sebesar 853 MW atau 3,77 persen dari beban puncak tahun 2013 sebesar 22.567 MW. Kenaikan beban puncak ini menurut perseroan dipicu kondisi cuaca yang lebih panas, seiring memasuki musim kemarau.

BACA JUGA: Dahlan Minta KAI dan Pelindo II Atasi Kemacetan Tanjung Priok

"Di samping itu, menjelang bulan puasa dan lebaran biasanya industri menaikkan produksinya," terang dia.
 
Meski saat ini kondisi pasokan listrik di sistem kelistrikan Jawa-Bali cukup untuk memenuhi permintaan listrik. Namun, PLN tetap mengimbau para pelanggan untuk menghemat penggunaan listrik, khususnya untuk pemakaian yang sifatnya konsumtif.

"Cara yang paling sederhana yakni mematikan lampu, televisi yang tidak ditonton, radio yang tidak ditinggal dan sebagainya. Dengan demikian maka pertumbuhan pemakaian listrik bisa ditekan dan kita juga bisa mengurangi rekening listrik bulanan secara signifikan," ajak Bambang.
 
PLN lanjut Bambang terus berupaya memenuhi kecukupan pasokan listrik untuk mengantisipasi pertumbuhan beban di sisi pelanggan. "Ini dilakukan dengan terus membangun pembangkit baru, jaringan transmisi dan gardu induk," tandasnya. (chi/jpnn)

BACA JUGA: Produsen Rokok Ditoleransi 2 Bulan

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Puasa dan Lebaran, Kementan Pastikan Pasokan Pangan Aman


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler