Jawaban Teman Ahok soal Tudingan Manipulasi KTP Sungguh Mengejutkan

Rabu, 22 Juni 2016 – 20:23 WIB
Ilustrasi dokumen JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Juru Bicara Teman Ahok Amalia Ayuningtyas membantah tudingan para mantan tim relawan pendukung Basuki Tjahaja Purnama maju dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta, lewat jalur perseorangan. 

Baik terkait besarnya dana yang dikeluarkan untuk membiayai para relawan, maupun dugaan manipulasi data Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang saat ini jumlahnya telah mencapai satu juta dukungan. 

BACA JUGA: Inikah Tanda Prabowo Restui Sandiaga Lawan Ahok?

"Kami bisa pastikan itu (besaran dana untuk tim relawan, red) karangan untuk menjatuhkan Teman Ahok dan menghilangkan harga satu juta KTP yang sudah terkumpul," ujar Amalia, Rabu (22/6). 

Amalia menduga, mantan Teman Ahok menyebut besaran honor untuk relawan lebih dari Rp 5,5 miliar setahun, merupakan bentuk pancingan bagi Teman Ahok. Agar mengeluarkan detail laporan keuangan, untuk menjadi celah serangan berikutnya.

BACA JUGA: Jangan Coba-Coba Klaim Ini Kerja Relawan

Meski begitu Amalia mengakui, kelima orang yang menggelar konferensi pers pada Rabu siang, pernah bergabung dengan mereka. 

Namun telah dikeluarkan karena ketahuan berbuat curang dalam pengumpulan KTP via Posko Teman Ahok. Mulai dari pemalsuan tanda tangan, mengarang nomor telepon genggam masyarakat yang KTP-nya dikumpulkan, serta beberapa perbuatan lain.

BACA JUGA: Mantan Teman Ahok Mengaku Tak Ada yang Nyata....

Karena itu Teman Ahok kata Amalia, mendukung bila masyarakat yang merasa dirugikan dengan langkah kelima orang tersebut memalsukan KTP-nya, menempuh jalur hukum. Namun demikian Amalia mengakui hal tersebut di luar wewenang mereka.

"Itu di luar pengetahuan kami sebagai organisasi dan kami akan support dengan data-data yang dibutuhkan,” ujarnya. 

Sementara itu terkait transparansi laporan keuangan, Amalia membenarkan Teman Ahok memang belum membuat laporan lengkap. Karena hingga saat ini masih fokus pada pengumpulan KTP. 

Namun begitu dalam waktu dekat akan dilaporkan secara lengkap, saat mereka mendaftarkan mantan Bupati Belitung Timur tersebut ke KPUD sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta dari jalur perseorangan.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waduh, KTP Untuk Dukung Ahok Banyak Yang Oplosan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler