Jelang Berbuka, Si Jago Merah Bakar Permukiman Padat, Innalillah

Selasa, 05 April 2022 – 03:47 WIB
Kebakaran menimpa di kawasan padat penduduk di Desa Pulau Mambulau, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalteng, Senin (4/4/2022). FOTO ANTARA/All Ikhwan

jpnn.com, KAPUAS - Kebakaran menghanguskan rumah di permukiman padat penduduk di Desa Pulau Mambulau, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Senin (4/4) sore. Akibatnya delapan rumah milik warga hangus terbakar.

"Kejadian sore saat menjelang berbuka puasa," kata Kepala Desa Pulau Mambulau Alfian di lokasi kejadian.

BACA JUGA: Pasangan Sesama Jenis Bertengkar Hingga Sebabkan Kebakaran Hebat di Sekitar Monas

Kebakaran itu terjadi di permukiman warga RT 02 Desa Pulau Mambulau.

Selain menghanguskan delapan buah rumah, ada lima kediaman warga lainnya yang terdampak musibah tersebut.

Belum diketahui asal api maupun penyebab kebakaran yang menimpa permukiman padat penduduk yang berlokasi di pinggiran sungai Kapuas tersebut.

BACA JUGA: Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Kebakaran Kios di Lenggang Jakarta

Warga sekitar sempat panik karena api terus membesar sehingga dikhawatirkan meluas ke rumah-rumah lainnya.

Warga pun berupaya menyelamatkan barang berharga yang masih bisa mereka selamatkan.

BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Jelang Ramadan, 32 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

"Api sangat cepat membesar, karena bahan bangunan rumah warga banyak terbuat dari kayu, sehingga api dengan mudah merembet ke rumah warga lainnya," katanya.

Di sisi lain, Alfian menyampaikan tak ada korban jiwa atau luka-luka dari insiden ini.

Korban hanya mengalami kerugian materi karena sebagian barang berharga serta bangunan ludes terbakar.

Api sudah dapat dipadamkan sekitar setengah jam setelah tim pemadam kebakaran gabungan datang.

"Untuk para korban ini, sementara mengungsi di tempat rumah-rumah warga sekitar. Dan kami tentunya turut prihatin atas musibah yang menimpa warga kami, semoga dapat tabah dalam menghadapi musibah yang terjadi," katanya.

Polisi sudah memasang garis pembatas demi kepentingan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab kebakaran yang terjadi.

Pihaknya juga sudah melakukan pendataan warganya yang tertimpa musibah kebakaran.

"Untuk kebakaran ini sudah ditangani pihak kepolisian, dan kami juga sudah melakukan pendataan warga-warga yang rumahnya hangus terbakar maupun yang terdampak," tandas Alfian. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kebakaran di Jalan Ki Gede Ing Suro Palembang, 6 Rumah Hangus


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler