Jelang Big Match, Sriwijaya Hadapi Singo Edan Tanpa Beto

Senin, 08 Agustus 2016 – 00:53 WIB
Para Pemain Sriwijaya FC. Foto: Evan/dok.JPNN.com

jpnn.com - PALEMBANG - Sriwijaya FC akan menghadapi Arema Cronus dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 di pekan ke 15.

Sayangnya, Laskar Wong Kito, sebutan Sriwijaya FC, harus pasrah tidak akan diperkuat satu bomber andalanya Alberto "Beto" Goncalves. Pencetak Quatrick laga PS TNI itu, terpaksa absen karena terkena akumulasi kartu.

BACA JUGA: Manchester United: POGBACK

Hingga pekan ke 14 kompetisi TSC, Beto sudah mengantongi tiga kartu kuning. Satu didapat saat bersua Persib Bandung (30/4), Bhayangkara Surabaya United (22/5), dan terakhir saat hadapi PS TNI (6/8).

Secara regulasi akumulasi kartu di kompetisi TSC, pemain yang sudah mengantongi tiga kartu kuning mendapat sanksi larangan main di pertandingan pekan depan. Selanjutnya pemain tersebut langsung mendapat ganjaran larangan main, dengan akumulasi dua kartu kuning.

BACA JUGA: Gol Semata Wayang Arief Suyono Bawa Arema Kembali ke Puncak

Menanggapi hal tersebut pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro, berusaha tenang.

"Kalau memang sudah aturannya seperti itu ya mau bagaimana lagi, tentu kita harus terima aturan yang ada," ungkap Widodo seperti diberitakan Sumatera Ekspress (Jawa Pos Group) hari ini (8/8).

BACA JUGA: Gembira Campur Haru, Menpora Peluk Bangga Sri Wahyuni

Mau tak mau, ini jelas akan jadi pukulan telak Laskar Wong Kito, mengingat Beto salah satu andalan pos depan. Bomber Brasil juga salah satu pasangan terkuat Hilton Moreira dalam urusan membobol gawang.

Jika tanpa pengkoleksi 8 gol jersey kuning itu, lini depan bisa jadi sedikit lebih tumpul. Apa lagi SFC punya target tinggi untuk kembali menggondol tiga poin, saat bersua Singo Edan demi memangkas jarak poin di kalsmen tiga besar TSC.

"Kita lihat perkembangan kedepan seperti apa. Toh jika tak ada Beto, kita masih ada beberapa alternatif pengganti. Seperti Airlangga Sucipto, Rizsky Dwi Ramadhana, dan Hilton. Kalau memang boleh, bisa jadi Hilton yang akan jadi ujung tombak, sedangkan winger akan diisi para pemain cepat seperti Musafri, Yohanis Nabar, atau Rizsky," terangnya.

"Tetapi itu, masih akan kita lakukan dulu bertahap nanti. Bagaimana di dalam proses latihan ke depan. Terpenting itu team work, meskipun kita harus kehilangan satu pemain jangan sampai kekompakan ini hilang. Memang tim ini tidak akan ketergantungan hanya pada satu pemain, hilangnya Beto jelas sedikit mengubah permainan. Tetapi inilah sepakbola, team work tetap jadi yang utama," pungkasnya. (cj11/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pesut Etam Menang Besar Atas Barito Putera


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler