Jelang Hadapi SFC, Sang Mantan Pastikan Bermain Profesional

Jumat, 08 September 2017 – 08:01 WIB
Talaohu Abdul Mushafry saat berseragam Sriwijaya FC. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com, PALEMBANG - Barito Putera akan menghadapi Sriwijaya FC dalam laga lanjutan Liga 1 pada 10 September mendatang.

Winger anyar Barito Putera, Talaohu Abdul Mushafry akan bersikap profesional saat mantan klubnya tersebut.

BACA JUGA: Persipura Siap Jaga Rekor 12 Laga Tanpa Kalah

Dia akan keluarkan kemampuan 100 persen jika dipercaya pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago turun dalam laga tersebut.

Sekalipun, ada kenangan manis yang terbangun bersama Lakar Wong Kito –julukan Sriwijaya FC- di benaknya selama dua musim lebih sebelum bela panji Barito.

BACA JUGA: Suporter Sriwijaya FC Penasaran, Bio-Roby, Kapan Main?

"Saya memang punya hubungan baik dengan pemain dan pengurus yang ada di Sriwijaya FC karena saya di sana dua musim lebih. Tapi saya harus profesional.

“Saya tetap menghargai mereka sebagai teman di luar lapangan, tapi di atas lapangan saya akan berjuang habis-habisan agar Barito menang karena ini laga kandang. Termasuk mencetak gol jika ada kesempatan karena itu tugas saya sebagai penyerang," ungkap Mushafry seperti dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Kamis (7/9).

BACA JUGA: Lini Depan Persiba Jadi Sorotan Jelang Hadapi Persegres

Penyerang kelahiran Ternate ini mengaku enjoy memakai seragam kebesaran Barito Putera. Dia nyaman menjalankan instruksi dari Jacksen F Tiago. Mantan pemain Persiba Balikpapan dan Arema FC ini pun selalu ingin membayar kepercayaan yang diberikan arsitek asal Brasil tersebut.

Sejak merapat di akhir transfer window Liga 1, dia sudah memainkan tiga pertandingan. Total menit main 186 menit dengan sumbangan satu gol saat Barito Putera main imbang 1-1 lawan PS TNI.

"Saya di sini enjoy, nyaman. Saya selalu ingin membayar kepercayaan pelatih dengan bermain maksimal di lapangan. Saya ingin bantu Barito mengamankan poin maksimal di kandang," ungkapnya.

Mushafry menjelaskan, sejatinya Sriwijaya FC juga bukan tim yang mudah dikalahkan. Tim berjuluk Laskar Wong Kito ini secara materi sejatinya bagus. Tidak ada yang salah dengan pemain dan dan pelatih.

Artinya, secara teknis permainan Sriwijaya FC tetap tim pantas diwaspadai karena memiliki materi bagus dari depan sampai belakang. Hanya memang mereka memiliki beban besar karena kenyataannya mereka ada di papan bawah.

"Kondisi inilah yang membuat pemain terbebani karena pikiran banyak orang, Sriwijaya FC gak layak berada di posisi seperti saat ini. Di saat yang sama mereka juga sulit menang meski sudah bermain bagus sepanjang pertandingan.

“Artinya, dengan potensi hang mereka miliki, dimana saya sudah tahu luar dalamnya, kewaspadaan tetap harus dilakukan sepanjang pertandingan karena bukan gak mungkin mereka akan mengejar kemenangan di Barito," jelasnya. (kmd/ion)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelatih Persiba Terapkan Dua Skema Hadapi Persegres Gresik


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler