Jelang Pemilu 2024, PPP Bentuk Tim Rumusan Revitalisasi Struktur Pengurus Harian

Rabu, 09 November 2022 – 03:50 WIB
Kader PPP saat menggelar rapat. Foto dok PPP

jpnn.com, JAKARTA - DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sepakat membentuk tim revitalisasi struktur kepengurusan harian, seusai menggelar rapat ke-14.

Perumusan tim revitalisasi ini dilakukan untuk menghadapi agenda penting sekaligus menjemput tujuan memenangkan Pemilu pada 2024.

BACA JUGA: Sowan ke Rais Syuriah, Mardiono Terima Pesan ini Untuk PPP

Adapun rapat pengurus harian ini dihadiri oleh hampir seluruh pengurus harian di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat.

Sedangkan tim rumusan revitalisasi kepengurusan harian berjumlah lima orang yang berasal dari unsur Majelis, Wakil Ketua Umum, Ketua Bidang dan Wasekjen.

BACA JUGA: Jamin Petani Dapat Akses Pupuk Bersubsidi, Ganjar Buat Posko Pelayanan & Aduan, Ini Nomornya!

“Rapat ini agenda khususnya adalah melakukan revitalisasi dalam struktur kepengurusan harian. Karena banyak yang tidak aktif selama tiga tahun semenjak ditunjuknya sebagai bagian pengurus, lalu ada juga yang merangkap jabatan. Hal ini tidak diperkenankan AD/ART partai, saat ini tugas kami sudah masuk ke dalam agenda serius,” ujar Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/11).

Mardiono menargetkan, hasil rumusan tim revitalisasi struktur kepengurusan harian akan selesai dalam waktu singkat. Pasalnya, PPP akan fokus kepada agenda-agenda Pemilu.

BACA JUGA: Rekind Mejeng di Forum Fasilitas Produsi Migas 2022

“Target secepatnya, semoga tidak lebih dari satu bulan sudah selesai semua. Kanu akan bekerja keras, maka tidak boleh lama. Mengingat tidak sampai 500 hari, sudah sampai kepada agenda Pemilu,” ungkapnya.

Selain merevitalisasi struktur kepengurusan harian, Mardiono juga menyebut akan menyelesaikan persengketaan internal partai yang jumlahnya tidak banyak.

“Menyelesaikan persengketaan internal partai, karena ada gugatan-gugatan di wilayah maupun cabang. Akan kami akhiri dan tidak diberi ruang ada sengketa. Karena jumlahnya juga tidak banyak, akan segera diselesaikan,” terang Mardiono.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler