Jenazah 3 Warga Soreang Bandung Gosong Usai Pesta Miras, Satu Orang Kritis

Jumat, 14 Agustus 2020 – 08:27 WIB
Ilustrasi miras. Foto: Bea Cukai

jpnn.com, BANDUNG - Tiga orang meninggal dunia dan seorang harus menjalani masa kritis akibat pesta minuman keras (miras) di sekitar tempat penjualan bonsai yang ada di Kecamatan Soreang, Bandung pada Selasa (11/8).

Polisi menduga, korban mengalami keracunan alkohol atau intoksikasi. Korban meninggal karena meminum minuman keras hasil racikan.

BACA JUGA: ABG Dicekoki Miras dan Obat Terlarang, Lantas Digilir 7 Pria Biadab, Begini Kronologinya

Kasat Narkoba Polresta Bandung, Kompol Jaya Sofyan mengatakan, selain keempat orang tersebut, pesta miras juga diikuti oleh enam orang lainnya.

Sehari usai melangsungkan pesta miras, yaitu pada Rabu (12/8), korban pertama inisial T (50), merasakan pusing kemudian oleh keluarganya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang, namun beberapa jam kemudian korban dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA: Fakta Baru Tragedi Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Siapa yang Salah?

Tak lama kemudian, korban kedua dan ketiga yaitu O (36) dan K (29) juga dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan korban yang keempat yaitu M (41), saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Immanuel dan tengah menghadapi masa kritis.

“Hasil dari medis, menyatakan korban meninggal dunia karena keracunan alkohol atau intoksikasi. Kemungkinan korban menggunakan alkohol 90 persen, karena dilihat dari jenazahnya pun dalam keadaan gosong,” ujar Jaya di Mapolresta Bandung, Soreang, Kamis (13/8).

BACA JUGA: Ini Lahan Sawit Nurhadi yang Disita KPK, Luas Banget

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menemukan Teh Pucuk, minuman Kratingdaeng dan alkohol.

Menurut Jaya, minuman keras tersebut diracik dengan bahan lainnya secara mandiri.

Kini polisi tengah mengejar pihak yang melakukan peracikan minuman keras ini. Sebab, pada saat di TKP, minuman tersebut sudah dalam kondisi diracik.

“Dari pihak keluarga, tidak ada yang mengajukan laporan ke polisi. Tapi kami tidak akan berhenti sampai di situ saja. Kami akan menyelidiki pihak yang meracik minuman tersebut, karena meskipun racikannya sederhana, tapi nyatanya bisa membuat orang meninggal dunia,” sambung Jaya.

Jaya melanjutkan, enam orang lainnya yang turut serta dalam pesta miras tersebut, masih dalam penyelidikan. (fik/pojokbandung)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler