Jenderal Dudung: Tidak Ada yang Merasa Paling Benar

Kamis, 16 Juni 2022 – 01:00 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengunjungi Kelenteng Kong Miao di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (15/6/2022). (ANTARA/HO-Dispenad)

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menilai seluruh tokoh agama dan anak bangsa wajin menjaga persatuan dan kesatuan guna mencegah perpecahan di tengah-tengah masyarakat.

Dia mengajak semua pihak dan kelompok tidak merasa paling benar di negara ini.

BACA JUGA: Jenderal Dudung Pimpin Sertijab 4 Pejabat Baru TNI AD, Pesannya Tegas

Hal tersebut disampaikan Dudung saat bersilaturahmi dengan para tokoh agama Konghucu di Kelenteng Kong Miao di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (15/6).

Dia mengajak umat Konghucu, sebagai bagian dari komponen bangsa Indonesia, untuk tetap teguh menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa serta menghindari intoleransi yang mengakibatkan perpecahan. Dudung menekankan semua agama mengajarkan kebaikan, tidak ada agama yang mengajarkan kebencian dan kebohongan.

BACA JUGA: Dudung Abdurachman Meraih Gelar Doktor Ilmu Ekonomi, Selamat, Jenderal!

"Ini yang perlu diluruskan yang mengakibatkan kita terpecah-pecah, karena pada hakikatnya tidak ada yang merasa paling benar. Saya juga sering menyampaikan kepada jajaran bahwa TNI AD yang berasal dari rakyat selalu berada di tengah-tengah rakyat dan selalu menjadi solusi dari kesulitan rakyat, sekecil apa pun dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," jelasnya.

Eks Pangdam Jaya itu menjelaskan NKRI lahir karena ada perbedaan dan keberagaman, serta terbentuk oleh kebersamaan, persatuan, kesatuan, toleransi, dan gotong royong.

BACA JUGA: Jenderal Dudung: Bintara Otsus Papua Harus Hadir Menjadi Solusi

"Oleh karena itu, sebagai generasi penerus bangsa, kita wajib mempertahankan dari segala bentuk ancaman perpecahan yang mengarah kepada disintegrasi bangsa," kata Dudung.

Dalam kesempatan itu, Dudung juga mendengarkan aspirasi para tokoh agama dalam rangka memperkokoh kesatuan dan persatuan antarumat beragama di tanah air, serta menangkal berbagai bentuk ancaman perpecahan bangsa. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jenderal Dudung: Menjadi Pemimpin tidak Hanya Soal Kepintaran dan Fisik, Tetapi


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler