Jersei Tour de Borobudur 2022 Didesain Anak Difabel, Begini Harapan Ganjar Pranowo

Kamis, 29 September 2022 – 21:17 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menunjukkan jersei Tour De Borobudur yang didesain Jason Santoso, seorang anak penyandang disabilitas. Foto: Dokumentasi Humas Pemprov Jateng

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberi sentuhan anak berkebutuhan khusus pada gelaran Bank Jateng Tour de Borobudur XXII 2022 yang berbeda dari tahun sebelumnya.

"Pada Tour de Borobudur tahun ini, desain jersei dibuat oleh Jason Santoso, seorang anak berkebutuhan khusus asal Solo," kata Ganjar.

BACA JUGA: Dukung Sinema Nasional, Insight Beri Beasiswa Sekolah Film kepada Difabel

Jersei yang nanti akan dikenakan peserta Tour de Borobudur pada 5-6 November mendatang cukup unik karena memuat unsur makanan, tempat wisata, dan kebudayaan berupa gambar wayang.

Menurut Ganjar, keterlibatan anak berkebutuhan khusus merupakan wujud dari tema yang diangkat penyelenggara Tour de Borobudur 2022, yakni 'Recover Together Stronger' sebagai semangat kebangkitan bersama setelah dua tahun lebih dilanda pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Gubernur Ganjar Libatkan Penyandang Disabilitas Dalam Tour De Borobudur 2022

"Semoga ini bagian dari cara kita berkolaborasi dan memberikan semangat pada kegiatan ini, termasuk partisipasi kepada mereka," ujar mantan anggota DPR itu.

Selain penyandang disabilitas, gelaran tahun ini juga melibatkan kalangan masyarakat yang lebih banyak, termasuk pemerintah daerah yang wilayah dilewati oleh rute Tour de Borobudur 2022.

"Kami libatkan lebih banyak masyarakat, atletnya terlibat, desa-desanya terlibat. Beberapa bupati atau wali kota di daerah yang kita lewati diajak karena mau promosikan pariwisata," terang Ganjar Pranowo.

Hal berbeda lain yang ditawarkan dalam Tour de Borobudur 2022 adalah penyelenggaraan kembali digelar secara serentak karena selama pandemi dibagi ke dalam 22 seri selama beberapa pekan.

Selain itu, jumlah peserta tiap seri dibatasi sekitar 50-100 pesepeda saja.

"Saya harapkan ini memacu atlet kita untuk makin berprestasi, tourism-nya bisa jalan lagi sehingga sport tourism-nya sekarang bisa kita lakukan," ujarnya. (mar1/jpnn)


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler