JK: Jangan Lupakan Akar Terorisme

Senin, 18 Juli 2016 – 07:53 WIB
Wapres Jusuf Kalla. Foto: dok jpnn

jpnn.com - MONGOLIA - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menghadiri KTT ASEM ke-11 di Ulan Bator, Mongolia. Bersama Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M. Fachir, Wapres menyampaikan keprihatinan dan mengutuk keras sejumlah serangan teroris yang terjadi di berbagai belahan dunia baru-baru ini.

Untuk diketahui, dalam konferensi tersebut disepakati peningkatan kerja sama internasional guna menanggulangi terorisme dan penyelesaian hukum terhadap pelaku terorisme sesuai dengan piagam PBB dan hukum internasional. Adapun Wapres mengingatkan para pemimpin dunia untuk tidak hanya melihat secara kasat mata tindakan teror. 

BACA JUGA: Pelaku Teror Nice Kuras Tabungan sebelum Beraksi, Kirim Foto Selfie

"Kita jangan hanya melihat kapan dan dimana suatu tindakan terorisme terjadi. Kita juga harus melihat lebih dalam akar permasalahan (root causes) penyebab aksi teror tersebut," ujar Wapres JK di pertemuan itu, Minggu (17/7). 

Selain itu, Wapres juga menyampaikan bahwa aksi terorisme saat ini telah meluas dari negara gagal (failed-state) ke negara-negara yang stabil. Karena itu, diperlukan kerja sama rekonstruksi pembangunan politik, ekonomi, dan sosial untuk menanggulangi akar permasalahan terorisme di negara-negara gagal tersebut.

BACA JUGA: 34 Jenderal Diringkus, Erdogan Rancang Hukuman Mati

Wapres menekankan bahwa aksi unilateralisme terhadap negara-negara gagal justru memperkuat timbulnya reaksi negatif yang lebih luas. Terorisme dijadikan sebagai ekspresi luapan kemarahan rakyat dari negara-negara yang diserang. Wapres juga menekankan bahwa tindakan unilateral dapat dinilai sebagai bentuk dari state-radicalism. 

Para Pemimpin ASEM menyampaikan harapan agar Brexit tidak berdampak negatif terhadap upaya pengembangan konektivitas Asia dan Eropa.  

BACA JUGA: Erdogan Buka Peluang Eksekusi Mati Pelaku Kudeta

Inggris dan Uni Eropa meyakinkan para pemimpin ASEM lainnya bahwa situasi Brexit tidak akan berpengaruh terhadap hubungan Asia dan Eropa. Uni Eropa juga mengharapkan bahwa proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa dapat diselesaikan dengan cepat. Para Pemimpin ASEM juga menekankan pentingnya kerja sama internasional untuk menyelesaikan permasalahan imigran ireguler (adn/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Heroik! Polisi Turki Selamatkan Nyawa Tentara Pro Kudeta di Tengah Amuk Massa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler