Jokowi Akan Dijadikan Ikon Antikekerasan Seksual pada Anak

Kamis, 28 Maret 2013 – 16:41 WIB
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama mengakui bahwa pelecehan terhadap anak sering terjadi di Jakarta. Wagub yang biasa disapa Ahok itu bahkan menyebut jumlah kasus pelecehan anak di Jakarta tertinggi di Indonesia.

"Jakarta ini sekarang nomor satu terkait kekerasan terutama yang inses segala macam itulah. Jaktim termasuk yang cukup tinggi," ujar Ahok usai bertemu dengan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Aris Merdeka Sirait di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/3).

Karena itu Ahok meminta bantuan Komnas PA untuk membuat gerakan antikekerasan seksual pada anak. Gerakan ini akan diluncurkan pada peringatan Hari Kartini tanggal 21 April mendatang.

Untuk sosialisasi program ini, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo didaulat menjadi ikon. "Kita minta Pak Gubernur jadi ikon untuk gerakan menyetop kekerasan seksual terhadap anak," ungkap Ahok.

Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, gerakan ini akan mensinergikan seluruh perangkat pemerintah di DKI hingga ke tingkat RT/RW dalam melindungi anak dari kekerasan seksual. "Makanya kita butuh lurah yang betul-betul punya hati dulu. Dengan Dinas Sosial juga sama. Jadi sekarang itu persoalan itu tidak ada koordinasi antara SKPD, itu yang mau kita lakukan," tandasnya. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DKI Upayakan Perayaan Hari Buruh Tak Menyusahkan

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler