Jokowi dan Pangeran MBZ Komitmen dengan Ibu Kota Baru Indonesia

Kamis, 04 November 2021 – 04:14 WIB
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi. Foto: arsip JPNN.com/Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyatakan dalam pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) Al Nahyan terlahir sejumlah komitmen kerja sama.

Di antaranya ialah kerja sama pembangunan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Disambut Putra Mahkota MBZ, Siapa yang Mendampingi?

Menurut Retno, Presiden Jokowi dan Putra Mahkota MBZ berkomitmen memperkuat kerja sama dan kemitraan dalam pembangunan ibu kota baru.

Kedua pemimpin sepakat untuk menindaklanjuti secara intensif berupa pertemuan-pertemuan pada tingkat teknis.

BACA JUGA: Mantan Pacar Mendadak Datang ke Rumah Mbak S, Langsung Memeloroti Celana Dalam

"Beliau mengarahkan untuk terus diintensifkan khusus membahas mengenai pembangunan ibu kota baru," kata Menlu Retno dalam siaran pers yang diterima, Rabu (4/11).

Selain itu, lanjut Retno, Pangeran MBZ juga menyambut baik undangan Presiden Joko Widodo untuk datang ke Bali pada KTT G20, Oktober 2022.

"UAE akan menjadi salah satu tamu undangan untuk KTT G20 di bawah presidensi Indonesia," ujar Menlu.

Retno juga menjelaskan bahwa pertemuan yang dilakukan antara kedua pemimpin berlangsung cukup lama, sekitar 2,5 jam.

Selain soal G20, kedua pemimpin juga membahas berbagai macam isu termasuk masalah kerja sama di bidang energi terbarukan, pembangunan ibu kota baru, investasi, dan perdagangan.

Isu lain yang dibahas kedua pemimpin yakni mengenai travel corridor arrangement (TCA). Indonesia telah memiliki TCA dengan UEA sejak 29 Juli 2020.

Kebijakan itu merupakan salah satu TCA pertama yang dimiliki Indonesia pada masa pandemi.

Menurut Retno, dengan adanya vaksin dan platform-platform perlindungan, maka TCA ini harus diperkuat.

"Oleh karena itu, kedua belah pihak telah sepakat untuk memperkuat TCA dengan saling pengakuan sertifikat vaksin dan juga integrasi platform perlindungan perjalanan," ucapnya. (tan/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler