Dari 357 suara yang masuk, pasangan Jokowi-Basuki meraih 201 suara. Sedangnkan pasangan Nachrowi-Ramli meraih 156. Untuk surat suara tidak sah ada 10 lembar.
Meski Jokowi unggul, namun proses penghitungan berlangsung ketat. Selama penghitungan suara Fauzi-Nanchrowi memang tak pernah mengungguli perolehan suara Jokowi. Namun selisihnya suara tak pernah terpaut jauh.
Baru setelah surat suara yang ke-200 dibacakan, perolehan Jokowi mulai melejit. Hingga akhirnya surat suara ke-357 memastikan kemenangan Jokowi di TPS tersebut.
Ketua TPS 031 Kebagusan, Murni, mengatakan bahwa dalam DPT tercantum 572 pemilih. Sementara pemilih yang datang 367.
"Itu termasuk 23 pemilih pindahan. Sebagian besar pemilih pindahannya wartawan," kata Murni.
Selama penghitungan, sorak-sorai dan tepuk riuh menggema di TPS yang terletak persis di depan rumah Megawati itu. Penyebutan nomor 1 dan 3 sebagaimana nomor urut pasangan dalam surat suara yang saling bergantian, ditimpali tepuk sorak.
Para pendukung Jokowi dominan di TPS tersebut, meski pendukung Foke yang hadir sesekali juga bertepuk tangan ketika nomor satu disebut. Namu setiap suara untuk Foke disebut, bukan hanya tepuk tangan yang menggema, tapi juga teriakan "huuuuu....." sebagai olok-olok kepada pasangan incumbent itu.
Bahkan pendukung Jokowi sesekali meneriakkan kalimat "Belum bosen banjir" atau "pasti pegawai Pemda" setiap nomor pasangan Foke disebut oleh petugas penghitungan suara.(ara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Dipastikan Pemenang Babak Final
Redaktur : Tim Redaksi