Jokowi: Indonesia Mitra Tepercaya untuk Bangun Timor Leste

Kamis, 28 Juni 2018 – 19:31 WIB
Presiden Jokowi. Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com, BOGOR - Pemerintah Indonesia dan Timor Leste menyepakati peningkatan kerja sama di bidang ekonomi. Kesepakatan ini disampaikan Presiden Joko Widodo usai pertemuan bilateral dengan Presiden Timor Leste Francisco Guetttes, di Istana Bogor, Jawa Barat pada Kamis (28/6).

"Dalam pertemuan bilateral kami juga membahas beberapa hal. Pertama komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama dalam perdagangan dan investasi. Saya menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus menjadi mitra terpercaya dalam pembangunan ekonomi di Timor Leste," ucap Jokowi.

BACA JUGA: Berharap Kerja Sama Dengan Jepang Bisa Tingkatkan Ekonomi

Presiden Ketujuh RI itu menyebutkan bahwa Indonesia merupakan mitra utama perdagangan Timor Leste dan sebagaimana diketahui, 9 BUMN dan sekitar 400 perusahaan yang dimiliki WNI beroperasi di negara yang pernah menjadi bagian NKRI.

"Nilai investasi Indonesia di Timor Leste mencapai lebih dari USD 595 juta. Oleh karena itu kita sepakat untuk memulai negosiasi dan mencapai kesepakatan dalam perjanjian promosi dan perlindungan investasi dan perjanjian penghindaran pengenaan pajak berganda," tutur suami iriana.

BACA JUGA: Jokowi Lihat Peluang Emas di Pasifik Selatan

Selain bidang ekonomi, kedua negara juga meningkatkan kerja sama konektivitas. Di antara yang dibahas yakni penyelesaian pembangunan jembatan Motaain yang menghubungkan Motaain dengan Batu Gading, Timor Leste. Kemudian menambah frekuensi penerbangan kedua negara.

"Dan kita menyambut baik, bahwa setelah sepuluh tahun pembahasan, rute penerbangan Kupang - Dili akhirnya dibuka. Untuk konektivitas darat, Perum DAMRI sudah siap menambah konektivitas darat dengan menjadi operator rute dari Kupang ke Dili," jelas mantan gubernur DKI itu.(fat/jpnn)

Sementara itu Francisco Guetttes dalam pernyataannya menyampaikan bahwa dalam pertemuan bilateral dengan Jokowi, mereka membahas beberapa hal terkait kerja sama kedua negara. Termasuk masalah keanggotaan negara itu di ASEAN.

BACA JUGA: Bakamla RI Optimalkan Kerja Sama dengan Vietnam Coast Guard

"Menyangkut masalah wilayah Timor Leste, saya berterima kasih atas dukungan terus menerus dari usaha dukungan Indonesia agar Timor Leste dapat menjadi anggota ASEAN. Dan bahwa keinginan untuk menjadi anggota Asean," ucap pemimpin yang beken disapa dengan panggilan Lu Olu.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... ASEAN Bahas Peningkatan Kerja Sama Iptek dan Inovasi


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler