Jokowi Ingin BWM Diperbanyak agar Ekonomi Umat Punya Ruang

Rabu, 14 Maret 2018 – 16:08 WIB
Presiden Joko Widodo. Foto: Dok. JPNN.com

jpnn.com, SERANG - Presiden Joko Widodo mengharapkan jumlah Bank Wakaf Mikro terus bertambah. Harapannya, melalui BWM yang dibentuk Otoritas Jasa Keuangan maka perekonomian umat terus meningkat.

Jokowi -panggilan Joko Widodo- mengatakan itu usai meluncurkan BWM di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten pada Rabu (14/3). Hingga saat ini, OJK telah memfasilitasi pembentukan 20 BWM yang tersebar di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

BACA JUGA: OJK Genjot Pembentukan Bank Wakaf Mikro

"Mungkin nanti ditambah lagi insyaallah 20 jadi 40. Kemudian setelah itu akan bergulir terus. Tambah, tambah, tambah. Untuk apa? Ekonomi di bawah ini harus ada ruang. Karena ada yang ingin pinjam tapi enggak punya agunan, nah ini ke sini (BWM),” ucapnya.

Mantan gubernur DKI itu mengatakan, tidak mudah bagi masyarakat yang menjalankan usaha mikro untuk memperoleh akses permodalan dari bank konvensional. Sebab, ada prosedur admninistrasi yang harus dipenuhi, salah satunya agunan. 

BACA JUGA: Sukamta PKS Tagih Janji Jokowi Gandakan Anggaran Pertahanan

Karena itu, kata Jokowi, BWM hadir untuk memberikan akses pembiayaan tanpa agunan dan bunga. Nasabahnya hanya akan dikenai biaya administrasi sebesar 3 persen per tahun dari jumlah pinjamannya.

"Segmen ini adalah yang betul-betul jualan gorengan, yang tadi jualan nasi uduk, jualan sembako di warung. Kita harapkan ekonomi di bawah juga bisa ikut bergerak," tambahnya.(fat/jpnn)

BACA JUGA: Dewan Bisnis AS-ASEAN Puji Kemudahan Berusaha di Era Jokowi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Sudah Teken RUU MD3? Menseskab: Tunggu Saja Besok


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler