Jokowi Ingin Politik Penuh Kegembiraan

Sabtu, 10 November 2018 – 13:07 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan, Achmad Baidowi. Foto: Dokpri for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat jangan sampai terpengaruh oleh politikus yang suka menakut-nakuti yang disebutnya sebagai 'genderuwo'. Pernyataan Jokowi soal politik genderuwo langsung memantik reaksi.

Namun, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi mengatakan, maksud Jokowi adalah mengingatkan semua bahwa berpolitik harus penuh kegembiraan.

BACA JUGA: Para Genderuwo Pasti Terpancing Menyambar Pernyataan Jokowi

"Tidak perlu menakut-nakuti seolah-olah masyarakat takut," kata Baidowi di Jakarta.

Dia menjelaskan simbol genderuwo kalau di masyarakat biasa diartikan sebagai simbol "hantu". Nah, kata Baidowi, bagi masyarakat hantu menakutkan.

BACA JUGA: Sepertinya Ini Cara Jokowi Bilang Sandiaga Lebay

"Kalau di kampung-kampung genderuwo itu kan menakutkan, kalau di kota mungkin tidak ada. Tapi, kalau kita yang kecil di kampung, kan menakutkan, hantulah," ungkapnya.

Jadi, ujar dia, Jokowi ingin mengingatkan pada semua bahwa berpolitik harus penuh kegembiraan dan gagasan karena ini pesta demokrasi.

BACA JUGA: Anak Buah Prabowo Minta Jokowi Sebut Nama Politisi Genderuwo

"Kalau genderuwo itu kan yang sering menakut-nakuti orang, salah satunya propaganda. Propaganda yang menakut-nakuti oleh Pak Jokowi disimbolisasi dengan nama genderuwo," katanya.

Wakil Direktur Bidang Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, itu berharap propaganda seperti itu tidak ada lagi.

Apalagi, dalam konteks menakut-nakuti masyarakat misalnya politik intimidatif, berita hoaks dan fitnah yang bisa membuat masyarakat panik. "Kan bagian menakut-nakuti," katanya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Politik Genderuwo, Baidowi: Ini Bentuk Kekecewaan Jokowi


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler