Jokowi-JK Dicap tak Berpihak ke Industri Strategis

Sabtu, 15 Agustus 2015 – 13:09 WIB
Jokowi dan JK. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Zulkieflimansyah menilai pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla kurang berpihak kepada industri strategis. Penilaian ini terlihat dari Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara 2016. 

Menurut dia, abainya Jokowi menyorot persoalan ini bukan berarti sang presiden melupakannya. "Sehingga harus diingatkan kembali," ujar Zulkieflimansyah, Sabtu (15/8).

BACA JUGA: Buat Anggota Paskibraka, 16 Agustus Tak Kalah Penting dibanding 17 Agustus

Dia menilai di tengah membangun optimisme,  Presiden Jokowi lupa menyinggung pentinggnya industrialisasi dan private sector, yang merupakan mesin pertumbuhan ekonomi. "Ketika berbicara pertumbuhan ekonomi, lupa inovasi teknologi yaitu di sektor industri," ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera ini.

Menurut Zulkieflimansyah, di dalam ekonomi terbuka agent of economy development yang utama bukan pemerintah.  Melainkan industri dan private sector.  Harusnya, kata dia, untuk menyelesaikan masalah mendasar,  pemerintah mesti melayani private sector.

BACA JUGA: PDIP Anggap RAPBN 2016 Realitistis

"Jangan sampai karena ingin populer ada kebijakan populis tapi menciderai industri," kata Zulkieflimansyah. (boy/jpnn)

BACA JUGA: Seremoni HUT RI ala Jokowi, Dari Pertunjukan Seni hingga Gala Dinner Tradisional

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dianggap Balas Jasa, DPR Persoalkan 33 Nama Calon Dubes


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler