Jokowi Masih Didesak Rehabilitiasi Nama Bung Karno

Kamis, 08 Oktober 2015 – 16:50 WIB
Presiden RI, Joko Widodo. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Desakan supaya Presiden Joko Widodo meminta maaf kepada Presiden RI pertama, Soekarno (bung Karno) dan keluarganya terus disuarakan. Kali ini datang dari Ketua Umum Aliansi Nasionalis Indonesia (Anindo), Edwin Henawan Soekowati.

Bahkan, Edwin meminta Presiden Jokowi berani mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres)  yang berisi perminta maaf kepada proklamator kemerdekaan RI itu. Dengan begitu, fitnah keterlibatan Bung Karno dalam peristiwa G30S/PKI, bisa clear.

BACA JUGA: Dede Yusuf Heran, Kok Jokowi Bilang Tak Ada PHK

Edwin beralasan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  yang merupakan menantu dari Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, sosok yang berseberangan dengan kebijakan Bung Karno saat itu, berani memberikan anugerah Pahlawan Nasional kepada Bung Karno.

“Jadi sudah menjadi kewajiban Presiden Jokowi, yang nyata-nyata adalah kader PDIP partai yang mengklaim sebagai partainya Soekarnois sekaligus mengusung konsep Trisakti yang aslinya merupakan konsep Bung Karno, mengeluarkan Keppres berisi permintaan maaf kepada Bung Karno,” ujar Edwin, Kamis (8/10).

BACA JUGA: Australia Siap Dukung Program Swasembada Sapi di Indonesia, Jika...

Pihaknya berpandangan dengan telah dicabutnya TAP MPRS XXXIII tahun 1967 dan pemberian status gelar pahlawan nasional kepada Bung Karno, maka Pemerintah Republik Indonesia harus menindaklanjuti dengan permohonan maaf kepada keluarga Bung Karno dan merehabilitasi nama baik Bung Karno. Hal tersebut menurutnya penting untuk meluruskan sejarah Indonesia. (fat/jpnn)

BACA JUGA: Masinton Bantah Curi Dokumen soal Pelindo II

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perjalanan Jokowi ke Daerah Berasap, Tergantung Ini...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler