Jokowi: Pemerintah Tidak Akan Minta Maaf

Selasa, 28 Juni 2016 – 05:25 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kiri) saat menghadiri acara Silaturahmi dan Safari Ramadan Bersama Keluarga Besar TNI di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/6). FOTO: Puspen TNI for JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Presiden Joko Widodo kembali menegaskan sikapnya terkait wacana permintaan maaf terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI). Menurut Jokowi, pemerintah tidak akan meminta maaf kepada PKI.  

“Tidak ada rencana dan pikiran sama sekali untuk minta maaf. Hal ini pernah saya sampaikan saat ketemu Pengurus Muhammadiyah dan PBNU, termasuk pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun lalu,” ujar Jokowi pada acara Silaturahmi dan Safari Ramadan Bersama Keluarga Besar TNI di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/6).

BACA JUGA: Belum Ada Pengaduan soal Pembatalan Perda

Pada kesempatan itu, Jokowi meminta agar tidak mendengarkan gosip. “Sudah, jangan dengarkan gosip,” tegas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Bagi Jokowi, yang paling penting adalah melangkah ke masa depan.

BACA JUGA: Jokowi Klarifikasi Isu Pembubaran Komando Teritorial

Dalam acara ini, hadir pula Wapres Jusuf Kalla, para Kepala Lembaga Negara, para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan dan Veteran RI serta komponen masyarakat.

Hadir pula dalam acara Silaturahmi dan Safari Ramadan di Mabes TNI sekitar 7500 orang, terdiri dari 431 persoenl Mabes TNI, 1700 personel TNI AD, 1500 personel TNI AL, 1500 personel TNI AU dan 200 personel Paspampres serta 1000 Anak Yatim Piatu.

BACA JUGA: Ternyata Sebegini Harga 4 WNI di Tangan Sempalan Abu Sayyaf

Acara ini  dimeriahkan pula oleh penampilan Marawis gabungan TNI/Polri Kodam VII/Wirabuana, dilanjutkan pembacaan Ayat Suci Alquran, ceramah agama dan doa.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Catat, Bang Fahri Tak Diundang ke Bukbers PKS Lagi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler