Jokowi: Pengembangan Empat Destinasi Wisata Harus Dipercepat

Jumat, 30 Agustus 2019 – 12:21 WIB
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana saat mengunjungi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Jumat (30/8). Foto: Setpres RI

jpnn.com, MAGELANG - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memimpin rapat terbatas dengan para Menteri Kabinet Kerja di Patio Main Joglo, Plataran Borobudur Resort and Spa, Kabupaten Magelang, Jumat (30/8). Rapat terbatas tersebut secara khusus membahas percepatan pengembangan destinasi wisata Borobudur.

"Pengembangan empat destinasi wisata yang sudah beberapa kali saya sampaikan: Danau Toba, Mandalika di NTB, Labuan Bajo di NTT, dan Borobudur harus terus dipercepat. Ini juga berkaitan dengan nanti 2020 selesainya Bandara Internasional Yogyakarta yang kita harapkan pada bulan Maret 2020 bisa digunakan secara penuh," ujar Jokowi.

BACA JUGA: Sepertinya Partai Pendukung Pemindahan Ibu Kota Bakal Tarik Untung di Pemilu 2024

Selain pembangunan bandara internasional, pembangunan akses jalan dari Kulon Progo ke Borobudur juga akan dilakukan. Hal tersebut untuk memperpendek waktu tempuh dari bandara menuju Borobudur.

BACA JUGA: Raja Malaysia Kagumi Arsitektur Candi Borobudur

BACA JUGA: Perintah Presiden Jokowi ke Kapolri, Kepala BIN, Panglima TNI

"Ini banyak alternatif dan kemarin juga dari Pak Gubernur Jawa Tengah, ada usulan juga dari Pak Bupati Purworejo. Saya kira masukan-masukan yang ada sangat-sangat baik dan nantinya akan segera kita putuskan setelah studi lapangannya selesai," tuturnya.

Setelah konektivitas itu diselesaikan, Jokowi ingin agar tata ruang, tata kelola, dan manajemen segera dibenahi. Mantan wali kota Solo itu meminta agar rencana induk dan rancangan detail pengembangan kawasan wisata Borobudur segera diselesaikan dan segera ditetapkan.

BACA JUGA: Jokowi Tegaskan Pemerintah Komitmen Majukan Papua dan Papua Barat

Pada kesempatan itu, Kepala Negara juga menyoroti perkembangan di lapangan yang menurutnya masih belum cepat. Termasuk juga mengenai kelembagaan tata kelola di kawasan wisata Borobudur.

“Ini saya lihat juga masih belum cepat. Dan beberapa pengembangan-pengembangan fisik seperti tadi pagi yang sudah kita lihat saya kira masih sangat banyak hal yang perlu dikerjakan di kawasan sekitar Candi Borobudur," jelasnya.

Secara khusus, presiden meminta seluruh kementerian terkait agar memberikan dukungan penuh. Baik itu dalam hal yang berkaitan dengan tanah, maupun yang penghijauan kembali di kawasan wisata, terutama di Danau Toba, Labuan Bajo, dan Mandalika.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana saat meninjau Borobudur antara lain, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Andre Gerindra Minta Jokowi Segera ke Papua ketimbang Sibuk soal Pindah Ibu Kota


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler