Jokowi : PKK DKI Bukan Ajang Bergosip

Senin, 15 Oktober 2012 – 16:41 WIB
JAKARTA - Iriana Joko Widodo, istri Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, juga menyandang status baru. Usai Jokowi dilantik, Iriana juga dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Sebelumnya, jabatan nomor satu di organisasi PKK DKI diisi oleh istri mantan gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Tati Fauzi Bowo. "Kami lantik Iriana Jokowi sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta dan Ketua Dewan Kerajinan Nasinal Daerah Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2012-2017," ujar Ketua Tim Penggerak PKK Nasional, Vita Gamawan Fauzi yang juga istri Mendagri, Gamawan Fauzi.

Pelantikan Iriana dilangsungkan di Balai Agung, Jakarta Pusat, Senin (15/10). Acara yang dihadiri pengurus PKK seluruh Jakarta tersebut juga dihadiri oleh Gubernur DKI Joko Widodo.

Jokowi dalam sambutannya meminta PKK DKI agar tidak dijadikan sebagai wadah bergosip. "Saya titipkan agar jangan sampai menjadi ruang rumor. Jadilah ruang yang memberikan bimbingan pada usaha produktif di masyarakat. Masalah anggaran dan dana, biar itu menjadi bagian saya," kata Jokowi.

Selain itu Jokowi juga meminta para anggota PKK agar lebih sering turun ke lapangan menemui masyarakat. Menurutnya, kegiatan PKK harus dipusatkan di kampung bukan di daerah perkotaan.

Jokowi juga mengingatkan para anggota PKK untuk tidak bermewah-mewahan ketika turun ke kampung. Ia meminta ibu-ibu anggota PKK untuk tidak menggunakan barang impor ketika bertugas menemui masyarakat.

"Saya tidak senang itu. Bawa produk impor ke dalam kampung. Gonta-ganti tas dengan produk impor. Produk dalam negeri kita itu bagus, harus dikembangkan," ujar politisi PDIP ini. (dil/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Patuhi Jokowi, Warga Pulang dengan Tertib

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler