Jokowi Resmi Gandeng Kiai Ma'ruf di Pilpres, Ini Alasannya

Kamis, 09 Agustus 2018 – 18:44 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) dan Ketua Umum PPP M Romahurmuziy dalam jumpa pers di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8). Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo akhirnya secara resmi mengumumkan keputusannya untuk maju sebagai calon presiden (capres) Pemilu 2019. Tokoh yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu juga memutuskan menggandeng KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden (cawapres) yang mendampinginya.

Menurut Jokowi, keputusannya untuk maju sebagai capres sudah melalui berbagai masukan dari para ulama, ketua umum partai politik, serta relawan pendukungnya di seluruh tanah air dan aspirasi masyarakat. “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya memutuskan untuk kembali memutuskan diri sebagai calon presiden RI 2019-2024,” ujar Jokowi dalam jumpa pers di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8) petang.

BACA JUGA: Membedah Kekuatan Adidaya Ulama

Para ketua umum partai politik pengusung Jokowi juga ikut hadir dalam jumpa pers itu. Ada Megawati Soekarnoputri (PDIP), Surya Paloh (NasDem), Airlangga Hartarto (Golkar), Muhaimin Iskandar (PKB), M Romahurmuziy (PPP), Oesman Sapta Odang (Hanura), Hary Tanoesoedibjo (Perindo), Grace Natalie (PSI) dan Diaz Hendropriyono (PKPI).

Jokowi menambahkan, keputusannya untuk maju lagi sebagai capres berkaitan dengan ikhtiarnya meneruskan pembangunan yang merata dan berkeadilan di seluruh pelosok Nusantara. “Insyaallah pada periode kedua kepemimpinan saya,” tegasnya.

BACA JUGA: Terbaru, Akhirnya Jokowi Gandeng KH Maruf Amin di Pilpres

Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga mengumumkan nama Ma’ruf Amin sebagai cawapres pendampingnya. Menurut Jokowi, penunjukan nama ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu sebagai cawapres sudah sepersetujuan para ketua umum partai politik pengusungnya.

“Saya memutuskan dan telah mendapatkan persetujuan dari Koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi saya sebagai calon wakil presiden 2019-2014 adalah Prof Dr KH Ma’ruf Amin,” sebutnya.

BACA JUGA: 5 Menit Setelah Bu Mega Datang, Jokowi Tiba dengan Semringah

Lebih lanjut Jokowi menguraikan latar belakang Kiai Ma’ruf. Ulama kelahiran 11 Maret 1943 itu pernah duduk di DPRD, DPR, MPR, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), rais aam Nahdatul Ulama dan kini ketua umum MUI.

Selain itu, Ma’ruf saat ini duduk sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Jokowi menambahkan, Kiai Ma’ruf merupakan ulama yang bijaksana.

Selain itu, keputusannya menggandeng Kiai Ma’ruf juga untuk saling melengkapi. “Kami saling melengkapi, nasionalis religius,” pungkasnya.(fat/than/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga NU Kultural Dukung Mahfud MD Cawapres Jokowi


Redaktur : Antoni
Reporter : Antoni, Fathan Sinaga, M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler