Jokowi tak Boleh Gunakan Pesawat Kepresidenan untuk Kampanye

Senin, 24 September 2018 – 14:29 WIB
Presiden Jokowi turun dari pesawat kepresidenan di Bandara Kertajati. Foto: Biro Pers Setpres

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak menggunakan pesawat kepresidenan untuk kampanye pilpres 2019. 

Menurut Fadli, di negara mana pun pesawat kepresidenan digunakan untuk menjalankan tugas sebagai presiden.

BACA JUGA: Pendukung Persija Tewas, Begini Respons Fadli Zon

Bukan untuk berkampanye. Apalagi berkampanye bukan berarti menjalankan tugas sebagai presiden.

Karena itu, dia mewanti-wanti tidak boleh menggunakan pesawat kepresidenan untuk berkampanye.

BACA JUGA: Geopark Jadi Tempat Usaha Ternak, Warga Surati Pak Jokowi

"Dia adalah capres, jadi tidak boleh dia menggunakan pesawat kepresidenan. Jelas itu," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/9).

Menurut Fadli, petahana tidak boleh berkampanye menggunakan fasilitas negara termasuk pesawat kepresidenan.

BACA JUGA: Sandi Sedih Dana Kampanyenya Kalah Jauh dari Toko Sebelah

Kalau pengamanan melekat, kata Fadli, itu tidak masalah dan wajar saja. Sebab, pengamanan tidak bisa dipisahkan dari diri seorang presiden.

"Tapi kalau pesawat kan bisa dipisahkan. Dia bisa carter pesawat lain, bisa menggunakan pesawat komersial," jelasnya.

Menurut Fadli, kalau pesawat kepresidenan mulai dari burung besinya hingga avtur dan lainnya itu dibiayai negara. "Jadi tidak bisa digunakan untuk berkampanye," jelas Fadli.

Wakil ketua DPR itu mengatakan hal ini berbeda dengan pengamanan untuk presiden.

Menurut dia, pengamanan presiden melekat. Tidak bisa dipisahkan. Karena itu, pengamanan presiden tidak menjadi masalah ketika Jokowi berkampanye nanti.

"Kalau pengamanan diri, aparat Paspampres, itu tidak ada masalah karena itu melekat. Kalau pesawat mana bisa melekat, tidak nempel sama dia," katanya.

Fadli memastikan Partai Gerindra akan protes jika Jokowi menggunakan pesawat kepresidenan untuk berkampanye.

"Kalau saya pasti protes. Saya akan layangkan protes, itu tidak wajar. Di seluruh dunia juga," ungkap Fadli.

Menurut dia, kalau menggunakan pesawat kepresidenan untuk berkampanye itu jelas salah. Tapi, kalau tugas sebagai presiden tidak ada masalah.

"Kan ketika dia kampanye dia harus declare bahwa dia akan kampanye," tambahnya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sitir Surah Albaqarah, Amien Rais Yakini Jokowi Bakal Kalah


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler