Jokowi Tak Ingin Warga Pesantren Pinjam Duit ke Rentenir

Senin, 30 Desember 2019 – 22:14 WIB
Presiden Jokowi di sela-sela peresmian 2 unit BWM di Kendal, Senin (30/12). Foto BPMI Setpres

jpnn.com, KENDAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan dua Bank Wakaf Mikro (BWM) sekaligus di Kabupaten Kendal dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, Senin (30/12).

Kedua BWM tersebut akan menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat di sekitar lingkungan pondok pesantren Salaf Apik Kaliwungu dan pondok pesantren Al-Fadllu.

BACA JUGA: Jokowi Tinjau Proyek Pasar Johar dan Bersepeda Kota Tua Semarang

Peresmian dua BWM terbaru tersebut menambah daftar bank serupa yang telah dibuka oleh pemerintah hingga menjadi sebanyak 56 BWM.

Jokowi mengatakan bahwa pendirian sejumlah BWM tersebut bertujuan untuk mengembangkan ekonomi umat dengan cara memperluas penyediaan akses keuangan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil yang belum dapat menjangkau fasilitas perbankan.

BACA JUGA: Istri Pergi Jualan Singkong ke Pasar, Suami Malah Berbuat Terlarang di Rumahnya

"Pemerintah ingin agar dari pondok pesantren dan lingkungan pondok pesantren apabila ada keinginan-keinginan untuk membesarkan usahanya, di situ ada banknya, yaitu Bank Wakaf Mikro. Jangan sampai pinjamnya ke rentenir," kata Presiden di Ponpes Salaf Apik Kaliwungu, di Desa Krajankulon, Kendal.

BWM ini secara khusus menyasar para santri maupun masyarakat yang berada di sekitar lingkungan pondok pesantren untuk dapat memulai atau mengembangkan usaha kecilnya. Pemerintah berencana untuk mendirikan lebih banyak lagi BWM di pondok-pondok pesantren yang ada di seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Innalillahi, Sulis Meninggal Dunia dengan Kondisi Mengenaskan

"Tadi Pak Ketua OJK sudah menyampaikan, sudah disiapkan kurang lebih 50 Bank Wakaf Mikro yang akan dibuka lagi. Ini patut kita syukuri," tukas mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2017 hingga saat ini, BWM sudah menyalurkan pembiayaan kepada kurang lebih 25 ribu orang nasabah yang tersebar di 18 provinsi dengan jumlah pembiayaan mencapai Rp33,9 miliar.

Jokowi menekankan bahwa BWM ini dikhususkan untuk segmen usaha kecil dan mikro yang utamanya berada di sekitar lingkungan pondok pesantren. Sehingga, usaha yang telah berjalan dapat dikembangkan.

BWM sendiri menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat dengan nilai maksimal sebesar Rp3 juta dengan tanpa agunan. Pengelola BWM juga menyediakan pelatihan dan pendampingan kelompok bagi para nasabah untuk menjalankan usahanya.

"Tetapi saya titip, ini hati-hati, kalau dapat pinjaman dari Bank Wakaf Mikro agar disiplin mengangsurnya. Kalau disiplin mengangsur nanti akan bisa ditambah lagi menjadi Rp2 juta, menjadi Rp3 juta, agar usahanya berkembang," tambah suami Iriana itu.

BACA JUGA: Bripka Eko Sudarsono Terpaksa Ditembak Tim Gabungan Polda Jambi

Hadir dalam acara peresmian BWM ini di antaranya Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Pariwisata Wishnutama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.(fat/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler