Jokowi Tampung Masukan Masyarakat Lewat Facebook

Jumat, 25 Juli 2014 – 14:54 WIB

jpnn.com - JAKARTA – Calon presiden pemenang pilpres Joko Widodo alias Jokowi mulai fokus menyeleksi nama-nama yang akan masuk kabinet. Meskipun siap menerima masukan dari semua pihak, Jokowi dan Jusuf Kalla memastikan, ada tiga pos strategis yang hanya diisi orang yang ahli dan independen.

Upaya menyerap masukan dari masyarakat tentang sosok yang pas untuk membantu menjalankan pemerintahan lima tahun ke depan mulai dilakukan. Jokowi mengakui, ada polling menteri di fanpage Facebook yang digagas dan dioperasikan Jokowi Center. Masukan-masukan tersebut akan dibahas secara matang di kantor transisi yang baru saja dibentuknya.

BACA JUGA: Prabowo: Saya Selalu Ingin Jalan Damai

Jokowi menyatakan, setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pihaknya bersama Jusuf Kalla sebagai pemenang pilpres pada Selasa lalu (22/7), dirinya memang fokus memikirkan nama-nama calon menteri. ”Minta masukan nggak apa-apa kan, pokoknya minta masukan, nanti kita pertimbangkan,” kata dia di balai kota, Kamis (24/7).

Menurut politikus yang saat ini masih menjabat gubernur DKI itu, masukan soal nama-nama calon menteri dari masyarakat akan diolah dan dikaji tim khusus yang ada di kantor transisi. Selanjutnya, partai pengusung Jokowi-JK, yakni PDI Perjuangan, PKB, Nasdem, Hanura, dan PKPI, akan memberikan masukan. Yang terakhir adalah keputusan final dari dia sendiri. ”Finalisasi nanti ada di saya,” katanya.

BACA JUGA: 2.520 Peserta Mudik Bareng PGN

Saat disinggung soal komposisi kabinetnya, apakah lebih dominan diisi orang partai atau profesional, Jokowi belum mau berkomentar banyak. Yang jelas, dia menjamin orang-orang yang akan membantunya dalam kabinet adalah orang-orang yang ahli dalam bidang masing-masing. Dia pun belum mau membocorkan nama-nama yang hingga kini sudah masuk dari usul masyarakat. ”Kamu jangan tanya gemuk dan tidak gemuk (kompisisi menteri dari partai, Red), kalau saya kurus,” ujar dia dengan nada bercanda.

Keterangan soal menteri disampaikan lagi oleh Jokowi kemarin petang. Setelah mengikuti buka puasa bersama di kediaman Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Jokowi menegaskan, saat ini dirinya baru membuat kriteria performa calon menteri, yakni memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, memiliki kompetensi manajerial, dan memahami administrasi pemerintahan. ”Selain itu, ada dua syarat kepribadian calon menteri-menterinya, yakni bersih dan memiliki kemauan untuk melayani publik,” tambahnya.

BACA JUGA: Soal Status Agama Bahai, Mendagri Tunggu Arahan Kemenag

Jokowi menegaskan, sejak awal pembentukan koalisi partai pendukung Jokowi-JK, dirinya sudah membuat pagar dengan tidak membuat tawar-menawar jumlah kursi atau posisi tertentu dengan ketua umum partai pendukungnya. Karena itu, Jokowi memastikan, tidak ada Ketum partai yang menawar untuk menduduki pos kementerian tertentu yang sudah turun-temurun diduduki partai tertentu seperti praktik dalam kabinet saat ini. ”Ini sudah zaman apa kok masih pakai kayak gitu,” katanya. (fai/kim)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelindo II Lepas 10 Ribu Pemudik ke Jawa dan Sumatera


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler