Jokowi: Yang Mayoritas Lindungi Minoritas, Yang Minoritas Hormati Mayoritas..

Jumat, 11 November 2016 – 19:29 WIB
Presiden Joko Widodo di Mako Marinir. Foto: Natalia Fatimah Laurens/JPNN

jpnn.com - JAKARTA--Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan semangat toleransi antarkalangan di tanah air.

Itu disampaikannya saat berkunjung ke Markas Korps Marinir di Cilandak, Jakarta Selatan, hari ini.

BACA JUGA: Temui Antasari, Novel Baswedan: Kami Bicara Sebagai Keluarga

Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengatakan, sebagai tentara nasional, prajurit Korps Marinir harus menjadi kekuatan perekat kemajemukan dan pantang menyerah dalam menjaga NKRI.

"Di negara kita, kita ingin yang mayoritas melindungi yang minoritas. Yang minoritas menghormati mayoritas. Saling menghargai, saling menghormati. Kemajemukan bisa menjadi kekuatan yang mahadahsyat jika kita mampu menjaganya dengan baik dalam bingkai persatuan Indonesia, bingkai NKRI," ujar Jokowi di hadapan ribuan prajurit marinir.

BACA JUGA: Bang Johan Tegaskan Jokowi Tahu Aktor Politik Penunggang Kericuhan

Jokowi khawatir, jika Indonesia tidak mengalami kemajuan akibat terjadi perpecahan di antara masyarakatnya.

Karena itulah, dia meminta Korps Marinir turut menjaga kedamaian, persatuan dan kesatuan.

BACA JUGA: Fadli Zon Anggap Pelaporan Dirinya ke MKD Hanya Lucu-Lucuan

"Hanya bangsa yang harus menghadapi takdir sejarah, terpecah belah, tercerai berai, karena tidak mampu mengelola perbedaan dan menjaga kemajemukan. Bangsa Indonesia selalu ingin menikmati indahnya kedamaian, indahnya persaudaraan di tengah keberagaman," tegasnya.

Jokowi juga meminta marinir sebagai prajurit sejati bertindak jika ada yang ingin mengganggu ketentraman dan kedamaian masyarakat Indonesia.

Namun, dia tidak memerinci secara jelas mengenai ancaman dan gangguan yang dimaksud.

"Sebagai panglima tertinggi TNI, saya memerintahkan kepada perwira dan prajurit Marinir untuk menjadi yang terdepan dalam menghadapi setiap kekuatan yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa," pungkasnya. (flo/jpnn)

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dekan Al Azhar Sebut Kasus Ahok Harusnya Sederhana


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler