jpnn.com - JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan berencana menurunkan biaya logistik selama dipercaya menjadi pembantu Presiden RI, Joko Widodo. Saat ini ia melihat biaya logistik masih terbilang tinggi, hal itu yang menyebabkan biaya makin meningkat.
"Penurunan cost logistik itu merupakan wajib, yaitu dengan multimoda yang harus dikembangkan," ucap Jonan di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (30/10).
BACA JUGA: Aria Bima : Kita Sedang Melakukan Perlawanan
Mengenai kebijakan yang bakal ia terapkan selama memimpin Perhubungan, untuk saat ini Jonan belum bisa membocorkannya, mengingat hal tersebut harus juga didiskusikan dengan Jokowi, agar tidak melenceng dari arahan presiden.
"Mengenai target dan kebijakan, itu tergantung kebijakan presiden, apa yang akan kita lakukan sesuai dengan arahan Presiden, jadi saya tidak akan memberikan kebijakan sendiri," terangnya.
BACA JUGA: Bamsoet : Jokowi Berpotensi Terseret Konflik di Senayan
Karenanya, untuk mencapai kesuksesan di kementerian, Jonan meminta pada seluruh keluarga besar Kementerian Perhubungan untuk bekerjasama dengan baik, agar pembangunan dan perkembangan sektor perhubungan mampu tercapai dengan baik.
Pria yang kini berusia 51 tahun ini juga membuka masukan saran dari siapapun, untuk kemajuan kementerian yang saat ini ia pimpin. "Sekitar lima tahun lalu, saya ditugaskan untuk mengurusi Kereta Api, saya akan belajar banyak dan siap kepada siapapun yang ingin memberikan nasehat kepada saya, saya akan terima," kata mantan Dirut KAI ini. (chi/jpnn)
BACA JUGA: Fadli Zon Tuding KIH Hanya Bisa Tebar Fitnah
BACA ARTIKEL LAINNYA... Suswono Lupa Nilai Peningkatan Harta Kekayaannya
Redaktur : Tim Redaksi