Jubir Jokowi-JK Tuding Prabowo Tak Hormati Aturan dan Demokrasi

Selasa, 22 Juli 2014 – 15:55 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Keputusan Prabowo Subianto menolak dan menarik diri dari proses pemilu presiden yang tengah dalam tahap rekapitulasi suara tingkat nasional disayangkan kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Pasalnya, langkah politik calon presiden yang berpasangan dengan Hatta Rajasa itu justru tidak menghormati demokrasi dan aturan main yang dipakai.

“Demokrasi memerlukan penghormatan dan kepatuhan terhadap aturan main,” kata Hasto Kristiyanto, Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK saat dihubungi, Selasa (22/7).

BACA JUGA: Kapolda Tegaskan Masih Siaga Satu

Hasto menegaskan, langkah politik Prabowo juga tidak akan berpengaruh pada proses pilpres maupun kemenangan Jokowi-JK. “Rakyat sudah memilih jadi tidak ada satu pihakpun yang mampu mendeligitimasi seluruh tahapan pemilu," ujarnya.

Karenanya, Hasto menegaskan bahwa kubu Jokowi-JK dan pendukungnya tak akan terganggu dengan langkah politik Prabowo. Sebab, kata Wakil Sekjen PDIP itu, kubu Jokowi-JK memilih taat pada aturan dan menjunjung tinggi demokrasi.

BACA JUGA: Poempida: Prabowo Terancam Pidana

Lebih lanjut Hasto mengatakan, aturan di Undang-Undang Pilpres juga menyinggung soal ancaman sanksi pada pasangan calon presiden yang menarik diri. Sementara langkah politik Prabowo, kata Hasto, justru dilakukan ketika rakyat sudah memberikan suaranya dan proses penghitungan tengah berlangsung.

“Sepengetahuan saya, sebagai bagian dari persyaratan administratif dalam pendaftaran pasangan calon antara lain adanya pernyataan yang menyatakan larangan bagi pasangan calon untuk mengundurkan diri. Lebih-lebih dalam posisi ketika rakyat yang berdaulat telah memberikan suaranya," papar Hasto.(ara/jpnn)

BACA JUGA: Prabowo Pakai Alasan Bela Kebenaran

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kubu Prabowo-Hatta Klaim Kehilangan 25 Juta Suara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler