Jumlah Bonek Tewas Akibat Miras Oplosan Bertambah Lagi

Senin, 09 Januari 2017 – 05:55 WIB
Rombongan Bonek santai di GOR Padjadjaran, Bandung, Sabtu (7/1). Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com - jpnn.com - Jumlah bonek yang tewas akibat menenggak minuman keras oplosan di Subang bertambah tiga orang, Minggu (8/1). Dengan begitu sejauh ini total sudah enam pendukung Persebaya yang kehilangan nyawa akibat insiden tersebut.

Sebelumnya tiga orang tewas ketika menjalani perawatan di Puskesmas Pagaden, Subang. Mereka di antaranya Brian Adam Firdaus (17), Rudi (23) dan Hasrul (22).

BACA JUGA: OMG! Bonek Meninggal di Subang Bertambah Jadi 6 Orang

Sementara tiga korban terbaru menghembuskan napas terakhir di RSUD Subang. Mereka adalah Hasrif (18), Sahrul (19) dan Wawan (22).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr Dwinan Marchicawati Mars mengatakan, kematian para bonek disebabkan adanya cairan berupa alkohol sebanyak 70 persen yang dicampur minuman bersoda serta air kelapa.

BACA JUGA: Andik Vermansah: Persebaya Is Back!!!

Menurut Dwinan, cairan itu sangat berbahaya jika dikonsumsi langsung oleh tubuh. Diantaranya bisa merusak jantung, paru-paru, lambung, usus, bahkan ke saluran pernafasan.

Masih menurut Dwinan, peristiwa tewas enam bonek sebagai dampak mudahnya masyarakat memperoleh cairan alkohol murni.

BACA JUGA: Status Persebaya Dipulihkan, Begini Reaksi Bonek

Pihaknya juga mengimbau agar apotek tidak dengan mudah menjual alkohol dalam jumlah besar kepada masyarakat.

Di kesempatan terpisah, Kapolsek Pagaden Kompol Sirat Harsono menjelaskan, enam korban diketahui berangkat bersama 23 rombongan bonek lainnya.

Saat tiba di Pusakanagara, mereka bertemu dengan Singgih (21), salah satu rekan bonek asal Compreng. Saat di rumah Singgih inilah para bonek memutuskan untuk menenggak miras oplosan pada malah harinya.

Keesokan harinya, tepatnya pada Sabtu (7/1), para bonek melanjutkan perjalanan ke Bandung menggunakan mobil truk terbuka milik Singgih.

Namun saat tiba di wilayah Kecamatan Pagaden, satu orang diantara rombongan bernama Brian mendadak kejang.

Brian pun akhirnya dibawa ke Puskesmas Pagaden oleh para bonek lainnya. Namun sekitar pukul 13.00 WIB, nyawa Brian tak tertolong.

Tak lama berselang, Rudi dan Hasrul pun mendadak kejang. Sekitar pukul 16.45 WIB, nyawa keduanya pun tak tertolong.

"Korban tewas di Puskemas Pagaden ada 3 orang. Sementara 3 orang lainnya meninggal di RSUD Ciereng. Untuk yang lainnya dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Pagaden," jelas Kompol Sirat. (ygo/din/dil/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Persebaya: Kami Tim Divisi Utama Rasa ISL


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler